PENERAPAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA MESIN RIPPLE MILL

  • Indra Hasan Universitas Muhammadiyah Riau
  • Denur Universitas Muhammadiyah Riau
  • Legisnal Hakim Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Failure Rate, FMEA, LTA, Maintenance, Predictive, Reliability, Ripple Mill

Abstract

Reliability Centered Maintenance (RCM) merupakan suatu proses untuk bisa menentukan jenis pemeliharaan yang sesuai dalam konteks operasi dan konsekuensi kegagalan untuk masing-masing asset pada mesin produksi. mesin Ripple Mill adalah salah satu mesin produksi yang berfungsi sebagai pemecah biji sawit untuk memisahkan cangkang dengan inti sawit. Kegagalan pada mesin Ripple Mill menghambat jalannya proses produksi yang berdampak pada penurunan kapasitas produksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan Logic Tree Analysis (LTA) dan menghitung failure rate dari mesin Ripple Mill. Berdasarkan analisis Failure Mode Effect Analysis (FMEA) mengidentifikasi 17 Failure mode dengan kegagalan mechanical sebesar 35,30 %, Electrical 29,40 % dan Instrumentation 35,30 %. Hasil Logic Tree Analysis dari total 17 failure mode menunjukkan bahwa 0% kategori A, 11,76 % diantaranya adalah kategori B, 35,29 % kategori C, 23,52 % kategori D/B dan 29,41 % kategori D/C. Hasil regression interval waktu kerusakan dari masing-masing mesin Ripple Mill, Ripple Mill 3 tahun 2014 nilai bheta adalah 0,32057658 dan Ripple Mill 3 tahun 2015 nilai bheta sebesar 0,149883 < 1 dan nilai betha Ripple Mill 4 tahun 2014 adalah 0,0286688 sedangkan Ripple Mill 4 tahun 2015 adalah sebesar 0,065800367 < 1, maka laju kegagalan akan berkurang seiring bertambahnya waktu, Jadi pemeliharaan yang di gunakan adalah Predictive maintenance yang merupakan perawatan tingkat sedang dilaksanakan untuk mengembalikan dan memulihkan sistem dalam keadaan siap dengan memberikan perbaikan atas kerusakan yang telah menyebabkan merosotnya tingkat keandalan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Ansori,N dan Imron.M. 2013. Sistim Perawatan terpadu
(Intregeted Maintenance Systim) Edisi Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta

[2] Ariyanto. 2015. Analisis Penggantian Komponen Mesin Tube Splicing dan Mesin Tube Curing dengan Distribusi Weibull dan Perhitungan EfisiensiBiaya di PT. Gajah Tunggal Tbk. Jurnal MIX, Volume V, No. 1 Februari 2015.
[3] Asyari, 2007. Diktat Manajemen Pemeliharaan Mesin, Universitas Darma Persada – Jakarta.
[4] Azis. 2009. Penerapan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Berbasis WEB pada Sistem Pendingin Primer di Reaktor Serba Guna GA Siswa Bessy. Seminar Nasional IV, SDM Teknologi Nuklir, 5 November 2015.
[5] Dhillon, B.S, 2006. Maintainability, Maintenance, and Reliability for Engineers, Taylor & Francis, Boca Raton.
[6] Govil A.K., Realibility Engineering, Mc Graw Hill Publishing, 1993
[7] Hasibuan, A rahman. 2011, Proses Pemecahan Biji Kelapa Sawit Pada Mesin Ripple Mill Type RM-4000.
[8] Lubis, K. 2008. Mesin Penghancur Cangkang Kelapa Sawit. Sumatra Utara.
[9] MachineWeb. 1999. Cincinnati 5 Axis 3 Spindle. Diambil dari: www.machinetools.com (15 Juni 2016).
[10] Mashar, A. 2008. Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Jilid I. Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah Kejuruan, Jakarta
Published
2020-02-22
How to Cite
Hasan, I., Denur, & Hakim, L. (2020). PENERAPAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA MESIN RIPPLE MILL. Jurnal Surya Teknika, 6(1), 43-48. https://doi.org/10.37859/jst.v6i1.1866
Abstract views: 962 , Pdf downloads: 2213

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>