Simulasi Perhitungan Unjuk Kerja / Performansi Boiler Pembangkit Listrik Tenaga Uap Berbahan Bakar Batu Bara

  • abrar ridwan universitas muhammadiyah riau
  • legisnal hakim universitas muhammadiyah riau
  • budi istana universitas muhammadiyah riau
  • lobertus gunawan hasugian universitas muhammadiyah riau
Keywords: performance, boiler, perhitungan, efisiensi

Abstract

Perencanaan operasional yang tepat perlu dilakukan untuk meningkatkan efektifitas kerja PLTU Tanjung Balai Karimun  karena berpengaruh langsung pada biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan. Performance setiap peralatan utama di PLTU khususnya Boiler perlu menjadi perhatian karena dari nilai efesiensi ini dapat dilihat langsung apakah sebuah pembangkit dapat dikatakan layak  atau tidak untuk beroperasi. Semakin tinggi nilai efesiensi dari sebuah boiler maka unjuk kerjanya di lapangan juga bagus. Tujuan penelitian ini adalah Menghitung performance boiler dengan metode tidak langsung sesuai standar ASME PTC-4-1 Power Test Code Steam Generating Units  sehingga dapat mengetahui neraca bahan dan energi yang lengkap untuk setiap aliran, yang dapat memudahkan dalam mengidentifikasi opsi-opsi untuk meningkatkan efisiensi boiler dan untuk memudahkan perhitungan efesiensi boiler dibuat software perhitungan yang dibangun berbasis macromedia flash.  Dengan memasukkan data yang diambil langsung dari hasil pengujian performance di PLTU Tanjung Balai Karimun dihasilkan efisiensi boiler sebesar 82,7 %, dan Hasil perhitungan menggunakan aplikasi simulasi perhitungan ditemukan losses pada gas buang sebesar 5,14 %, loosses pada hidrogen in fuel sebesar 5,34 %, losses akibat moisture in fuel sebesar 5,47 %, losses pada moisture in air sebesar 0,21 %, losses akibat pembakaran tidak sempurna sebesar 0,07 %, losses akibat radiasi dan konveksi sebesar 1,05 % dan losses akibat batu bara tidak terbakar pada fly ash sebesar 0,00008% dan losses akibat batu bara tidak terbakar pada bottom ash sebesar 0,00021%

References

[1] Asean Brown Bovery. (1991). Combustion Fossil Power, Combustion Engineering. Windsor Connecticut, Inc.
[2] Asean Brown Bovery.( 1994). Operation Manual Boiler Volume IX, New York.
[3] Djokosetyardjo.M.J.( 2003). Ketel Uap. Jakarta : Pradnya Paramita.
[4] Frank P. Incropera, David P. De Witt. (1996). Fundamental of Heat and Mass Transfer Edisi ke empat. New York : John wiley dan Sons.
[5] Harahap F. (1994). Termodinamika Teknik. Jakarta: Erlangga.
[6] J. Moran, Howard N. Shapiro. (2006). Fundamentals of engineering thermodynamics. England: John Wiley & Sons, Inc.
[7] James R, Myers P.E. (2001). Combustion Improvements In Stoker Fired Boilers. Facilities Engineering Institute The Pennsylvania State University
[8] J.P. Holman. (1997). Perpindahan Kalor. Jakarta 13740: Erlangga Ciraca.
[9] Luhu. (2006). Audit Heat Balance pada Power Plant di PT. Indonesia Power. Surabaya: Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, FTK-ITS.
[10] Michael F. Modest. Radiative Heat Transfer. Princeton Road s-1 Highstown NJ 68520: Mc Graw Hill, Inc.
[11] Muin S.A. (1988). Pesawat-Pesawat Konversi Energi I (Ketel Uap). Jakarta : Rajawali.
[12] Nursuhud D. (2006). Mesin Konversi Energi. Yogyakarta: Andi.
[13] Randall.D.T, Weeks. (1909). The Smokeless Combustion Of Coal in Boiler Plants .Washington: Goverment Printing Office.
[14] UNEP.(2016). United Nations Environment Programme-Greenhouse Gas Emission Reduction From Industri in Asia Pasific. India : National Productivity Council.
[15] Widhi H. Dhimas. (2009). Simulasi Kebutuhan Udara Pembakaran Boiler PLTU Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Perak. Surabaya: FTK-ITS.
Published
2019-01-25
pdf
Abstract views: 12
downloads: 17
s