ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR PAPER MESIN #6 PT. INDAH KIAT PULP AND PAPER TBK MENGGUNAKAN METODE CARDIOVASCULAR LOAD (CVL) DAN SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE ( SWAT )

-

  • Faradila Ananda Yul UMRI
  • Sat Rudi Setiyawan Universitas Muhammadiyah Riau

Abstract

Indah Kiat Pulp and Paper Tbk merupakan perusahaan industri manufaktur yang bergerak dibidang pengolahan bubur kertas, salah satu mesin kertas terbesar di Perawang adalah Paper mesin #6. Paper mesin #6 beroperasi secara kontinyu 24 jam dan untuk mendukung proses produksi tersebut jam kerja karyawan dibagi menjadi 3 shift kerja. Permasalahan yang terjadi pada paper mesin ini adalah tingginya angka kecelakaan kerja dikarenakan tingginya beban kerja yang dirasakan oleh operator sehingga menyebabkan operator kelelahan baik fisik maupun mental. Penelitian dilakukan pada operator stasiun produksi Wet End, Dry End, Chemical, Winder dan Thimons yaitu dilakukan pengukuran beban kerja fisik dengan menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL) dan pengukuran beban kerja mental dengan metode Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). Hasil perhitungan metode CVL bahwa beban kerja fisik yang paling besar pada shift 3 grup B terjadi pada operator Thimons 1 memiliki nilai % CVL sebesar 46,62 % dengan rekomendasi diperlukan perbaikan dan operator Wet End 3 dengan nilai % CVL sebesar 44,74 % dengan keterangan diperlukan perbaikan. Berdasarkan hasil CVL, sebanyak 12 karyawan mengalami beban kerja fisik. Berbeda dengan kepala shift dan operator Dekstop Control System (DCS), beban kerja yang dirasakan cenderung lebih ke beban mental. Penelitian pada kepala shift dan operator DCS menggunakan metode, metode SWAT digunakan untuk mengukur beban kerja mental. Penelitian dilakukan dengan cara pengamatan dan wawancara secara langsung, selanjutnya kepala shift dan operator DCS diminta untuk mengurutkan 27 lembar kartu SWAT yang terdiri dari Time Load(T), Mental Effort Load(E) dan Psycological Stress Load (S). hasil pengurutan kartu SWAT diolah dengan menggunakan aplikasi DosBox 0.74, setelah itu dilakukan pengkonversian nilai dari Time, Effort dan Stress (T.E.S). Berdasarkan perhitungan beban kerja mental kepala shift, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor Time dengan nilai 60,44% diikuti faktor Effort dan Stress dengan nilai 29,64% dan 9,92%. Hal serupa dengan operator DCS, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor Time dengan nilai 68,57% diikuti faktor Effort dan Stress dengan nilai 23,29% dan 8,13%. Beban waktu menjadi faktor utama yang dirasakan oleh karyawan karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan karyawan  harus cepat dalam melakukan setiap aktivitas.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-01-02
Abstract views: 177 , pdf downloads: 195