FORMAT PENULISAN
Manuskrip
Artikel penelitian harus ditulis sesuai dengan sistematika yang terdiri dari: Judul Artikel; Nama Penulis; Afiliasi Penulis; Email Penulis; Abstrak; Kata Kunci; Pendahuluan; Tinjauan Pustaka dan Pengembangan Hipotesis; Metode Penelitian; Hasil dan Pembahasan; Kesimpulan; Acknowledgment (Optional); Lampiran (Optional); dan Referensi/Daftar Pustaka.
- Judul
Judul harus dibuat dengan jelas dan ringkas (tidak lebih dari 15 kata) dan dibuat semenarik mungkin dan menggambarkan isi artikel. Judul ditulis huruf kapital, ditulis tebal dan rata tengah. Nama penulis tidak boleh mencantumkan gelar apapun. Afiliasi merujuk pada institusi penulis. Email yang dicantumkan harus email aktif. - Abstrak
Abstrak ditulis dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris dengan spasi tunggal. Masing-masing abstrak terdiri dari 100-200 kata. Abstrak mencakup penjelasan tentang tujuan penelitian, metode (misalnya sampel dan teknik analisis yang digunakan), serta hasil penelitian. - Kata Kunci
Kata kunci ditulis tidak boleh lebih dari 6 kata. - Pendahuluan
Pendahuluan terdiri dari 4-5 paragraf yang mengungkapkan tentang masalah/isu penelitian, pentingnya penelitian (kebaruan topik), dan diakhiri dengan tujuan penelitian. Pentingnya riset/penelitian harus menjelaskan tentang wacana dan studi teoritis yang merefleksikan isu-isu terbaru dalam penelitian yang sedang dilakukan. Proporsi tulisan pada bagian ini tidak boleh lebih 10-15% dari total panjang artikel. - Tinjauan Pustaka dan Pengembangan Hipotesis
Tinjauan pustaka dan pengembangan hipotesis berisi tentang teori dan literatur yang diacu dan harus dihubungkan dengan tulisan. Sangat disarankan literatur yang diacu adalah hasil publikasi jurnal 10 tahun terakhir, dengan urutan paling utama: jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional, simposium internasional, simposium nasional, dan buku teks. Untuk penelitian yang menguji hipotesis, hipotesis dikembangkan berdasarkan teori, hasil penelitian terdahulu, dan argumentasi logis penulis. Setelah penjelasan dirumuskan, maka kemudian tuliskan hipotesis dibawahnya, contoh:
H1: Tuliskan hipotesis yang dirumuskan
Proporsi tinjauan pustaka antara 30-50% dari total panjang artikel. - Metode Penelitian
Metode Penelitian berisi tentang desain penelitian, target penelitian (populasi dan sampel, informan atau subjek penelitian), teknik analisis, instrumenn maupun metode pengumpulan data. Metode penelitian harus ditulisan dalam bentuk narasi dalam paragraf. Proporsi metode penelitian antara 10-15% dari total panjang artikel. - Hasil dan Pembahasan
Hasil dan Pembahasan menampilkan analisis data untuk menjawab rumusan masalah atau pertanyaan penetilian. Pembahasan tentang tabel, grafik atau gambar tidak boleh menuliskan ulang isi grafik dalam bentuk kalimat, tetapi harus dijelaskan maknanya. Pembahasan harus memasukkan jawaban atas pertanyaan penelitian, menjelaskan logika berfikir atas temuan dan dikaitkan dengan hasil-hasil penelitian terdahulu, serta menjelaskan analisis mendalam sesuai dengan paradigma yang dipilih. Panjang tulisan pada bagian ini antara 50-80% dari panjang artikel. - Kesimpulan
Kesimpulan berisi Kesimpulan penelitian, implikasi, keterbatasan dan saran untuk penelitian selanjutnya. Implikasi mencakup manfaat praktis dari hasil penelitian. Keterbatasan penelitian mencakup semua aspek yang bisa dpertimbangkan untuk perbaikan penelitian lanjutan. Saran penelitian mencakup saran untuk penelitian lanjutan berdasarkan keterbatasan penelitian tidak bisa diselesaikan oleh peneliti dalam penelitiannya. - Ucapan Terima Kasih
Ucapan Terima Kasih berisi tentang kalimat yang menyatakan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan pendanaan penelitian atau kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian. - Lampiran
Lampiran berisi instrumen penelitian, kuisioner, skenario eksperimen, pertanyaan wawancara, atau instrumen lainnya. - Daftar Pustaka
Daftar Pustaka harus mencantumkan semua sumber yang disitasi dalam artikel. Daftar pustaka disarankan 80% menggunakan sumber terbaru minimal 10 tahun terakhir. Referensi harus mengutip langsung pada sumber asli dari jurnal, prosiding, dan sumber lainnya.









