Ekstraksi Daun Kemangi (Ocimum Basilicum) sebagai Antioksidan Berbasis Natural Deep Eutectic Solvent
DOI:
https://doi.org/10.37859/jst.v11i2.8279
Abstract
Daun kemangi (Ocimum basilicum) merupakan salah satu dari banyaknya jenis tanaman obat. Daun kemangi terbukti mengandung senyawa aktif saponin, terpenoid, tannin dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa antioksidan dan pengaruh rasio NADES pada daun kemangi. Proses ekstraksi daun kemangi menggunakan NADES dari Asam Sitrat dan Sukrosa dengan perbandingan rasio mol 1:1, 1:2 dan 2:1. Metode ekstraksi yang digunakan merupakan metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE). Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenyl-1-pikrylhidrazyl). Nilai aktivitas antioksidan dari daun kemangi dinyatakan dalam nilai IC50. Pada rasio 1:1 adalah 37,58 µg/mL, pada rasio 1:2 adalah 96,45 µg/mL dan pada rasio 2:1 adalah 107,18 µg/mL. Aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 37,58 µg/mL ditunjukan oleh ekstrak daun kemangi yang diekstrak dengan menggunakan NADES asam sitrat : sukrosa rasio mol 1:1.
Downloads
References
Ahmad, I., & Prabowo, W. C. (2020). Optimasi metode ekstraksi berbantu mikrowave dengan pelarut hijau (asam sitrat-glukosa) terhadap kadar polifenol total dari daun kadamba (Mitragyna speciosa Korth. Havil) menggunakan response surface methodology. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 24(1), 11–16. https://doi.org/10.20956/mff.v24i1.9456
Ahmad, I., Yusniah, A., Nur, Y., Prabowo, W. C., & Herman. (2020). Pengayaan polifenol total dari daun kadamba menggunakan metode ekstraksi berbantu mikrowave berbasis pelarut hijau. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (E-Journal), 6(2), 338–346. https://doi.org/10.22487/j24428744.2020.v6.i2.15035
Amaranti, R. B., Indarwati, D., & ... (2021). Penerapan metode microwave-assisted extraction (MAE) berbasis green solvent senyawa pektin albedo jeruk bali (Citrus maxima). Prosiding SNST ke-11 Tahun 2021 Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang, 72–76.
https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/prosiding_snst_ft/article/view/5371
Amelia, R., Asih, N. M., Lati, P., Sulastri, L., Farmasi, S. T., & Cirebon, M. (2022). Aktivitas antifungi ekstrak NADES daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.) dan daun alpukat (Persea americana) terhadap Pityrosporum ovale. Medical Sains, 7(1).
Andiarna, F., Kumalasari, M. L. F., Tyastirin, E., Pribadi, E. T., Khoiriyah, R. A., & Oktorina, S. (2023). Identifikasi senyawa metabolit sekunder pada ekstrak methanol batang kemangi (Ocimum bacilicum L). Gema Kesehatan, 15(2), 103–109. https://doi.org/10.47539/gk.v15i2.420
Anggraeni Putri, P., Chatri, M., & Advinda, L. (2023). Karakteristik saponin senyawa metabolit sekunder pada tumbuhan. Jurnal Serambi Biologi, 8(2), 251–258.
Arizona, K., Laswati, D. T., & Rukmi, K. S. A. (2021). Studi pembuatan marshmallow dengan variasi konsentrasi gelatin dan sukrosa. Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian, 3(2), 11–17. https://doi.org/10.37631/agrotech.v3i2.279
Assabila, S. A. (2023). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Jurnal Novem Medika Farmasi, 2(2), 60–66. https://doi.org/10.59638/junomefar.v2i2.896
Ballo, N. D. S., Indriarini, D., & Amat, A. L. S. S. (2021). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Cendana Medical Journal (CMJ), 9(1), 83–93. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4940
Blois. (1958). Genesis and development of DPPH method of antioxidant assay. Journal of Food Science and Technology, 48(4), 412–422. https://doi.org/10.1007/s13197-011-0251-1
Chandra, B., Sari, R. P., Misfadhila, S., Azizah, Z., & Asra, R. (2019). Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun kemangi (Ocimum tenuiflorum L.) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v2i2.20
Fatmawati, I. S., Haeruddin, & Mulyana, W. O. (2023). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan metode DPPH. Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia, 12(1), 41–49. http://sains.uho.ac.id/index.php/journal
Gangwar, M., Gautam, M. K., Sharma, A. K., Tripathi, Y. B., Goel, R. K., & Nath, G. (2022). Antioxidant capacity and radical scavenging effect of polyphenol rich Mallotus philippenensis fruit extract on human erythrocytes: An in vitro study. https://doi.org/10.1155/2014/279451
Guntur, A., Selena, M., Bella, A., Leonarda, G., Leda, A., Setyaningsih, D., & Riswanto, F. D. O. (2021). Kemangi (Ocimum basilicum L.): Kandungan kimia, teknik ekstraksi, dan uji aktivitas antibakteri. Journal of Food and Pharmaceutical Sciences, 9(3), 513–528. https://doi.org/10.22146/jfps.3376
Hajar, U., & Sudarwati, T. P. L. (2022). Potensi daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap bakteri Bacillus cereus. Jurnal Komunitas Farmasi Nasional, 2(2), 320–329.
Iqbal, M., Aliyah, & Alam, G. (2023). Efek antioksidan ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) asal Kabupaten Pinrang dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Farbal: Jurnal Farmasi dan Bahan Alam, 10(1), 1–6. https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/farbal
Irfansyah, F. D., Fatimah, & Junairiah, J. (2024). Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan tiga jenis Tabebuya (Tabebuia spp.). Berita Biologi, 23(1), 49–59. https://doi.org/10.55981/beritabiologi.2024.1668
Isnaeni. (2017). Ekstraksi teh. Jurnal Kesehatan, 6(6), 9–33. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/4/4.%20Chapter%202.pdf
Kamal, A. A. M., Ibrahim, W. N. W., Mastuli, M. S., Yahaya, N., Kamaruzaman, S., Chandren, S., Abidin, N. A. Z., & Hadzir, N. M. (2023). Exploration of natural deep eutectic solvent as the alternative dispersive solvent in DLLME for the extraction of anabolic steroid drugs in water. Malaysian Journal of Analytical Sciences, 27(3), 521–532.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Israyandi Israyandi, Anggun Sari Novlaili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
















