THE DEVELOPMENT OF SHARIA ECONOMIC LAW IN THE CONSTELLATION OF INDONESIAN NATIONAL LAW

  • Wiwin Sutoyo Universitas Islam Negeri Prof.K.H.Saifuddin Zuhri
  • Luthfi Hamidi Universitas Islam Negeri Prof.K.H.Saifuddin Zuhri
  • Nurinawati Kurnianingsih Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifuddin Zuhri
Keywords: sharia economic law, Indonesian law

Abstract

Islamic law is a living law that operates in the midst of society. Thus, Islamic law is a law that cannot be separated from Indonesian society, to build an economic system that is in accordance with existing norms and traditions. Starting in the 1940s and decades later, the concept of Sharia Economic Law began to emerge in various countries. The very high growth of sharia economic practices, sharia economic law legislation in Indonesia was born as a logical consequence of the dialogue and intersection of Islamic teachings with the social environment. Therefore, the formulation, characteristics and expression of sharia economic law legislation is realized by the diversity of local values (local policies) that surround the growth of sharia economic law. The historical development of sharia economic law legislation in Indonesia displays a dynamic character that is uniquely Indonesian. Socio-political and cultural values are important elements that influence the pace and direction of sharia economic law legislation in Indonesia. This article proves that Islamic economic law has appeared as a sub-system in the Indonesian national legal order with the birth of various instruments in the formation of laws. . law, as Indonesian national law. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

HABIBULLAH, Eka Sakti. Hukum Ekonomi Syariah dalam Tatanan Hukum Nasional. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 2017, 5.09.

Muhyar Fanani, Membumikan Hukum Langit Nasionalisasi Hukum Islam dan Islamisasi Hukum Nasional Pasca Reformasi, (Yogyakarta:Tiara Wacana, 2008), Abdul Gafur Anshori, Peradilan Agama di Indonesia Pasca Undang-undang N0.3 Tahun 2006 (Sejarah, Kedudukan dan Kewenangan), (Yogyakarta:UII Press, 2007),

Jazuni, Legislasi Hukum Islam Di Indonesia, (Bandung, PT. Citra Daditya Bakti, 2005),

Muchsin, SH, “Masa Depan Hukum Islam di Indonesia”, Depok, Kamis, 07 Desember 2006,

Karnaen Perwataatmaja, et al.,Bank dan Asuransi Islam di Indonesia, (Jakarta: Kencana, 2005),

Jimly Asshiddiqie, Konstitusi Ekonomi, (Jakarta:Buku Kompas, 2010),

Muhammad Amin Suma, Himpunan Undang-Undang Perdata Islam dan Peraturan Pelaksanaan Lainnya Di Negara Hukum Indonesia, (Jakarta:RajaGrafindo Persada, 2004).

Abdul Gafur Anshori, Peradilan Agama di Indonesia Pasca Undang-undang N0.3 Tahun 2006 (Sejarah, Kedudukan dan Kewenangan), (Yogyakarta:UII Press, 2007),

TENRIPADANG, Andi. Hubungan Hukum Internasional Dengan Hukum Nasional. DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum, 2016, 14.1: 67-76.

KARSAYUDA, M. Rifqinizamy. Politik Hukum Nasional Legislasi Hukum Ekonomi Syariah. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah, 2015, 7.1: 39-46.

Jurnal Islamic Economics dan Finance Samsu Rizal Panggabean dan Taufik Adnan Amal, Politik Syariat Islam Dari Indonesia hingga Nigeria, (Jakarta:Pustaka Alvabet, 2004), hal.119

Kedudukan Kompilasi Hukum Ekonomi Lihat : Undang-Undang Dasar 1945 pasal 29, pasal 33 dan pasal 34 .

Ramdlon Naning, “Penyelesaian sengketa dalam Islam”, Dalam jurnal Varia Advokat, VI, 2008, hlm.29-30. Lihat : Undang Undang Peradilan Agama no 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas UU No. 7 Tahun 1989.

Syariahdi di indonesia”,Dr Mardani, jurnal Islamic Economics & Finance (IEF) Universitas Trisakti, Selasa, 04 Mei 2010.

Mohammad Daud Ali, “Pendidikan Syari‟at dalaMengisiKebutuhan

Amir Syarifuddin, Meretas Kebekuan Ijtihad: Isu-Isu Penting Hukum Islam Kontemporer di Indonesia, (Jakarta: Ciputat Press, 2002), h. 22.

Ahmad SF, Amrullah. 1417/1996. Dimensi Hukum Islam dlm sistem Hukum Nasional; Mengenang 65 Tahun Prof. Dr. H. Bustanul Arifin, S.H., cet. 1. Jakarta: Gema Insani Press. Anwar, Syamsul. 2007. Hukum Perjanjian Syari‟ah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Undang- Undang no 3 tahun 2006 pasal 49 huruf I dan penjelasannya TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA.

Khursid Ahmad (ed.), Studies in Islamic Economics (Leicester: The Islamic Foundation, 1983), hal . xii-xvii.hal.45.

Abdul Halim, Peradilan Agama Dalam Politik Hukum di Indonesia dari Konservatif menuju Konfigurasi Demokrasi-Responsif, (Jakarta:RajaGrafindo Persada, 2000), hal.1. (IEF) Universitas Trisakti Kedudukan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariahdi di indonesia”,Dr Mardani, , Selasa, 04 Mei 2010.

Suhrawardi K. Lubis, Hukum Ekonomi Islam, Jakarta: Sinar Grafika, 2000), hlm 47.

Mohammad Daud Ali, “Pendidikan Syari‟at dalam Mengisi Kebutuhan Hukum Nasional” dalam Mimbar Hukum No. II Tahun IV 1993, (Jakarta:al-Hikmah dan BITBINBAPERA Islam),.

Ramdlon Naning, “Penyelesaian sengketa dalam Islam”, Dalam jurnal Varia Advokat, VI, 2008.

Badilag dan Pokja Perdata Agama

LakukannKajian Buku KHES

Khursid Ahmad (ed.), Studies in Islamic Economics (Leicester: The Islamic Foundation, 1983).

.

HA. Hafizh Dasuki, Ensiklopedi Hukum Islam, PT Ichtiar Baru van Hoeve, Jakarta, FIK-IMA,

Muhammad Amin Suma, Himpunan Undang-Undang Perdata Islam dan Peraturan

Mardani, (Dosen pascasarjana Islamic Economics & Finance (IEF) Universitas Trisakti), “Kedudukan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariahdi di indonesia”, jurnal Islamic Economics & Finance (IEF) Universitas Trisakti, Selasa, 04 Mei 2010.

Suhrawardi K. Lubis, Hukum Ekonomi Islam, Jakarta: Sinar Grafika, 2000), hlm. 47.

Husain dan Suanto (Ed), op. cit., hlm. 101 Pelaksanaan Lainnya Di Negara Hukum Indonesia, (Jakarta:RajaGrafindo Persada, 2004). hlm. 4.

Published
2024-02-28
Section
Articles
Abstract views: 75 , PDF downloads: 27