TEORI KEADILAN RESTORATIF (RESTORATIVE JUSTICE) SEBAGAI UPAYA PELINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM (STUDI PENYELESAIAN KASUS PIDANA ANAK DI POLRES TANJUNG PINANG)

  • Tiara Annisa Pri Elja Universitas Gadjah Mada
Keywords: Restorative Justice; Legal protection.

Abstract

This study discusses the position of restorative justice theory in the regulation and application of juvenile criminal acts. There are several other studies related to the discourse discussed in this study. but by looking at these studies, this paper explores the position of restorative justice theory in the regulation and application of juvenile crimes.This research is a normative legal research using a statutory, conceptual, and case approach. the legal sources used are primary legal sources used are laws and regulations relating to the topic of this research. and also uses several other legal sources, namely secondary legal sources in the form of journals, books and literature related to this research.The analysis in this study uses qualitative analysis, namely the analysis of the data obtained for research using the technical analysis of qualitative data is generally subjective. In qualitative research, researchers get data from many sources and use many methods as is the case with several literatures, books, journals related to this research. This study discusses 1) the Urgency of Restorative Justice in Handling Cases of Children Dealing with and 2) Barriers to the Application of Restorative Justice in Criminal Cases of Children Confronting the Law at the Tanjungpinang Police. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Buku
Daniel W. Van Ness and Karen Heetderks Strong, (2015), Restoring Justice an Introduction to Restorative Justice, Routledge Taylor & Francis Group : London and New York.

Hanafi Arief dan Ningrum Ambarsari, (2018), Penerapan Prinsip Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia, Banjarmasin.

Harefa Beniharmoni, (2015), Diversi Sebagai Perlindungan Hukum Terhadap Hak Asasi Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia, Yogyakarta.

M. Aidil, (2020), Penerapan Restorative Justice Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Asusila Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Tangerang.

Ulang Mangun Sosiawan, (2016), Perspektif Restorative Justice Sebagai Perwujudan Perlindungan Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum, PT Pohon Cahya : Jakarta Selatan.

Wati Rosna Emy, (2017), Penanganan Anak Yang Berkonflik dengan Hukum, Sidoarjo,

2. Artikel Jurnal
Syamsul Fatoni, “Penghapusan Kriminialisasi terhadap Hakim dan Jaksa dalam Rangka Mewujudkan Sinkronisasi Sistem Peradilan Pidana Anak”, Jurnal Konstitusi, Mahkamah Konstitusi, Nomor 1, Volume 17, Tahun 2020.
Nandang Sambas, “Kebijakan Legislasi Sistem Pemidanaan Sebagai Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Anak di Indonesia”, Jurnal Ius Quia Iustum, Fakultas Hukum UII, Nomor 3, Volume 19, Juli, 2012.

3. Internet
Laporan Tahun 2020 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, diakses pada https://www.kemenpppa.go.id /lib/uploads/list/27279-laporan-pelaksanaan-sppa-tahun-2020.pdf
Laporan Tahun 2020 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, diakses pada https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/27279-laporan-pelaksanaan-sppa-tahun-2020.pdf
Laporan Tahun 2020 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, diakses pada https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/27279-laporan-pelaksanaan-sppa-tahun-2020.pdf ,

4. Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Published
2022-11-30
Section
Articles
Abstract views: 50 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 44