Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R. & G.Forst) Terhadap Pertumbuhan Jamur Trichophyton Mentagrophytes

  • Wahyu Margi Sidoretno Universitas Abdurrab
  • Mirna Gustari Universitas Abdurrab
Keywords: Antijamur, Daun Matoa, Ekstrak Etanol, Pometia pinnata, Trichophyton mentagrophytes

Abstract

The matoa plant is widely used to treat infectious diseases caused by bacteria and fungi. The purpose of this study was to determine the antifungal activity of the ethanolic extract of matoa (Pometia pinnata) leaves on the growth of Trichophyton mentagrophytes at various concentrations 10%, 20%, and 30%. Trichophyton mentagrophytes are a type of fungus that belongs to the dermatophyte group that causes dermatophytoses (ringworm). The experimental laboratory methods were used in this study. The antifungal activity was determined by using the agar diffusion method. Ketoconazole was used as the positive control, and DMSO was used as the negative control. This study showed the inhibition zone of the extract with concentrations 10%, 20%, 30% were 23.05 mm, 24.86 mm, 25.05 mm, respectively. Ketoconazole as positive control showed the inhibition zone 28.56 mm. From the results, it can be concluded that the ethanolic extract of the leaves of matoa (Pometia pinnata) has potential antifungal activity against Trichophyton mentagrophytes.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Depertemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Herbal, Edisi I. 2008: Jakarta

Fransisca, C., Faustina dan Filiana S. 2014, Extraction of Fruit Peels of Pometia pinnata and its Antioxidant and Antimicrobial Activities. Journal Penelitian Pascapanen Pertanian. 11(2), 80-88

Fransiska, N. 2016. Uji aktivitas antijamur fraksi n-heksan, fraksi kloroform dan fraksi air dari ekstrak etanolik kulit batang matoa (pometia pinnata forst) terhadap candida albicans atcc 10231 secara in vitro. Surakarta: Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi

Garuda, S.R. dan Syafruddin K. 2014. Matoa. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua: Papua

Hanani, E. 2016. Analisis Fitokimia. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Harti, A.S. 2015. Mikrobiologi Kesehatan. Penerbit: Buku Kedokteran EGC

Isnawati, A. P., dan Agustina. R. 2018. Perbandingan Teknik Ekstraksi Maserasi dengan Infusa pada pengujian Aktivitas Daya Hambat Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Escherichia coli. Jurnal Farmasi Malahayati. Volume 1 (1). Lampung: Universitas Malahayat

Jawet, Melnick dan Adelberg’s. 2017. Mikrobiologi Kedokteran. Penerbit: Salemba Medika.

Jawetz, Melinick dan Adelberg. 1996. Mikrobiologi kedokteran. Jakarta. Penerbit: buku kedokteran EGC.

Juariah, S. Mega, P.I. dan Eva, C. D. 2018. Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr) Terhadap Malassezia Furfur.Seminar Nasional: Universitas pasir pengaraian.

Komala, Siwi, R. F. Dan Yulianita. 2019. Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol 50% dan Etanol 96% Daun Pacar Kuku Lawsonia Inermis L terhadap Trichophyton mentagrophytes. Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup. Vol: (19). Halaman 12-19

Marjoni, M. R. 2016. Dasar-Dasar Fitokimia Untuk Diploma III Farmasi. Jakarta. CV: Trans Info Media.

Martiningsih, N. W.Gede, A. B. W. dan Putu, L. P. K. 2016. Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata) dengan Metode DPPH. Prosiding Seminar Nasional MIPA. Halaman 332 – 338

Mataputun, S. P. Johnly, A. R. dan Julius, P. 2013. Aktivitas Inhibitor ɑ-Glukosidase Ekstrak Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata. Spp.) Sebagai Agen Antihiperglikemik. Jurnal MIPA Unsrat Online, 2(2), 119-123

Marfu’ah Nurul, Chelsea, A. R. dan Aural, M. H. 2019. Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus Spina- Christi L.) Terhadap Pertumbuhan Propionibacterium Acne. Pharmasipha, Vol.(3), No.(1)

Munira, Rasidah,et al.2018. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) Warna Hijau dan Warna Merah serta Kombinasinya. Indonesian Journal of Pharmacy andNatural Product, Volume 01, Nomor 02.

Ngajow, M. Jemmy, A. dan Vanda, S.K. 2013. Pengaruh Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus secara In vitro. Jurnal MIPA UNSRAT, Volume 2(2): 128–132

Pratiwi, S. T. 2008. Mikrobiologi Farmasi. Jakarta: Erlangga

Purwidyaningrum, I dan Muhammad, D. 2015. Uji Aktivitas Diuretik Daun Matoa (Pometia pinnata) pada Tikus Jantan Galur Wistar. Jurnal Farmasi Indonesia.Volume 12 (1): Halaman 79 – 84

Rang HP, Dale MM, Ritter JM, Moore PK. Pharmacology, Edisi ke-7. London: Churchil Livingstone; 2011

Rahimah,Endang, S. Dan Afghani, J. 2013. Karakterisasi Senyawa Flavonoid Hasil Isolat dari Fraksi Etil Asetat Daun Matoa (Pometia pinnata J.R.Forst & G. Forst). Jurnal Kimia Khatulistiwa (JKK), 2(2), 84-89

Rizki, R. 2019. Uji Daya Hambat Fraksi Etanol Rimpang Lengkuas Merah Alpinia Purpurata (Viell) K. Schum Terhadap Malassezia Furfur. Karya Tulis Ilmiah. Universitas abdurrab

Rumainum, I. M. dan Veronica, T. 2018. Potensi Antioksidan pada Buah Lokal Papua. Jurnal teknologi hasil pertanian.Vol. IX, No. 2

Reo, A. R. S, Berhimpon dan Roike, M. 2017. Metabolit Sekunder Georgonia (Paramuricea clavata). Jurnal Ilmiah Platax. Vol. 5:(1), Januari 2017

Suharno, dan Rosye, H. R. Tanjung. 2011. Matoa (Pometia Sp) Potensi Domestifikasi dan Pembudidayaannnya. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Suedee A. 2012. Phytocemichal Studies of Mimusops elengi and Pometia pinnata Leaf Extract with Anti-HIV-1 Integrase Activity. Songkla (TH): Prince of Songkla University

Surya, A. 2018. Toksisitas Ekstrak Daun Matoa (Pometia Pinnata) Terhadap Larva (Artemia Salina L) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test. Jurnal Analis Kesehatan Klinikal Sains 6 (1).Pekanbaru

Silvia, S.A. dan Muhammad, A. W. 2015. Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Soma (Ploiarium Alternifolium Melch) terhadap Jamur Malassezia Furfur dan Bakteri Staphylococcus Aureus. Progam Studi Kimia, Fakultas MIPA.Vol 4(3), halaman 84-93

Siregar. 2004. Penyakit jamur kulit. Penerbit Buku Kedokteran: Jakarta

Siregar. 2014. Penyakit Kulit. Penerbit Buku Kedokteran: Jakarta

Sevaroka, E. 2018. Identifikasi Jamur Penyebab TineaPedis Pada Petani Di Dataran Tinggi Desa Conto Kabupaten Wongiri Dataran Rendah Desa Mojoroto Kabupaten Karanganyar. Skripsi., Surakarta: Universitas Setia Budi.

Sutton. 2011. Measurement Of microbial Cells By Optical Density, Microbiology, Journal Of Validation Technology. Halaman 1-4

Torar, G.M.J. Widya, A. L. dan Gayatri, C. 2017. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Farmasi, Vol. 6 No. 2

Tivani, I. 2018. Uji Angka Lempeng Total (ALT) Pada Jamu Gendong Temu Ireng Di Desa Tanjung Kabupaten Brebes. Jurnal Para Pemikir. Vol. 7 No. 1

Warbung, Y. Y., Vonny N. S. W., dan Jimmy Posangi. 2013. Daya Hambat Ekstrak Spons Laut Callyspongia sp Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcusayreus.jurnal ilmiah keseahatan.

Zulkoni, A. 2011. Parasitologi. Penerbit Nuka Medika: Yogyakarta

Published
2021-05-31
How to Cite
Sidoretno, W. M., & Gustari, M. (2021). Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R. & G.Forst) Terhadap Pertumbuhan Jamur Trichophyton Mentagrophytes. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 11(2), 137-148. https://doi.org/10.37859/jp.v11i2.2705
Section
Health Sciences
Abstract views: 85 , PDF downloads: 35