Analisis Kontribusi PAD, Kemiskinan dan Kemandirian Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.37859/jae.v15i2.9662
Abstract
This study analyzes the effects of Regional Original Revenue (PAD), poverty levels, and fiscal independence on economic growth in the Riau Islands Province. Panel data from seven regencies/cities covering the period 2017–2023 were analyzed using panel data regression. The results indicate that PAD has a positive and significant effect on economic growth, while poverty levels also show a positive and significant effect, reflecting the complex relationship between poverty and economic growth. Fiscal independence has a positive but statistically insignificant effect. These findings highlight the importance of strengthening PAD and poverty alleviation, as well as the need to enhance fiscal independence to support regional economic resilience.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kepulauan Riau menurut Lapangan Usaha 2018–2023. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Indikator Kemandirian Fiskal Daerah dan Pembangunan Ekonomi. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Indikator Kemiskinan dan Pengeluaran Penduduk. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau. (2023). Laporan Statistik Ekonomi Kepri 2023. Tanjungpinang: BPS Kepri.
Bank Indonesia. (2023). Laporan Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023. Jakarta: Bank Indonesia.
Boediono. (1999). Ekonomi makro. Yogyakarta: BPFE.
DJPB Kementerian Keuangan. (2023). Laporan Kinerja Transfer Keuangan ke Daerah. Jakarta: DJPB Kementerian Keuangan.
Firdaus, M., & Kurniawan, R. (2023). Ekonomi regional dan ketimpangan pembangunan. Jurnal Ekonomi Makro, 19(2), 78–90.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Ghozali, I. (2017). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Ginting, A. M., Hamzah, M. Z., & Sofilda, E. (2019). Pengaruh dana perimbangan terhadap kemandirian keuangan daerah. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 4(2), 105-127.
Halim, A. (2004). Akuntansi sektor publik: Akuntansi keuangan daerah. Jakarta: Salemba Empat.
Indrawati, I., Sarfiah, S. N., & Destianingsih, R. (2021). Analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, ketimpangan distribusi pendapatan, dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan Provinsi Papua tahun 2014–2019. Directory Journal of Economic, 2(4), 1068–1080.
Kurniawan, A. (2021). Pengaruh PAD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Regional, 15(2), 45–58.
Oates, W.E. (1972). Fiscal Federalism. Harcourt Brace Jovanovich, New York.
Prud’homme, R. (1995). The dangers of decentralization. World Bank Research Observer
Rahmat, F., & Nurdin, H. (2023). Tingkat Kemiskinan dan Ketimpangan Ekonomi di Wilayah Kepulauan. Jurnal Ekonomi Makro, 21(1), 89–102.
Rahayu, D. (2022). Kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi. Jakarta: Pustaka Ekonomi.
Rostow, W. W. (1971). The stages of economic growth: A non-communist manifesto (2nd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Safitri, R. I. dan D.S. Priyarsono. (2015). Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Kemiskinan: Analisis Data Provinsi Di Indonesia 2010-2013
Saragih, B. (2022). Analisis kemandirian fiskal dan implikasinya terhadap pertumbuhan daerah. Jakarta: Pustaka Ekonomi.
Sen, A. (2023). Development as freedom. New York: Oxford University Press.
Setiawan, A. (2022). Dinamika PAD dan pertumbuhan ekonomi lokal. Jurnal Ekonomi Publik, 20(3), 99–112.
Smoke, P. (2015). Public Financial Management in Decentralised and Decentralising Environments. GSDRC Professional Development Reading Pack no. 20. Birmingham, UK: University of Birmingham.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alphabet.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Sunarya Sulaeman, A., & Silvia, V. (2019). Pendapatan asli daerah, transfer daerah, dan belanja modal, pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 4(1), 97–110.
Supriyadi, R., Adi, H., & Lestari, W. (2022). Tantangan fiskal daerah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Supit Watulingas, C. A., Kindangen, P., & Engka, D. S. M. (2020). Pengaruh pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 19(3), 104–115.
Susanti, R., & Widodo, S. (2022). Analisis efektivitas belanja daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Jurnal Ekonomi Daerah, 18(2), 134–148.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2022). Economic development (13th ed.). Boston: Pearson.
Widodo, S., & Setiawan, B. (2023). Efektivitas kebijakan fiskal dalam meningkatkan kemandirian ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Regional, 15(3), 112–130.
World Bank. (2023). Poverty and economic growth in Indonesia. Washington, DC: World Bank.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (n.d.). Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Lingkup Provinsi Kepri Tahun 2017–2023, Laporan KFR dan GFS Kanwil DJPb Kepri.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Akuntansi dan Ekonomika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






