Analisis Efektivitas Tata Kelola Administrasi Realisasi APBN di Kanwil DJPb Riau Tahun 2026

Authors

  • Pandu Hidayat Sinaga Universitas Muhammadiyah Riau
  • Rian Rahmat Ramadhan Universitas Muhammadiyah Riau
  • Hammam Zaki Universitas Muhammadiyah Riau
  • Norra Isnasia Rahayu Universitas Muhammadiyah Riau
  • Asep Rudi Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbandaharaan Provinsi Riau

DOI:

https://doi.org/10.37859/jae.v16i1.11368
Keywords: administrative, governance, APBN, realization, good governance

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of administrative governance in APBN realization at the Regional Office of the Directorate General of Treasury (Kanwil DJPb) of Riau Province. The study employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews and document reviews as data collection techniques. The findings indicate that the administrative governance of APBN realization at the Riau Regional Office of DJPb has been implemented quite effectively, although it has not fully achieved the established performance targets. The main obstacles include coordination issues among work units, technical disruptions in the financial information system, and regulatory changes. The effectiveness of administrative governance is influenced by the quality of the reporting system, the competence of personnel, and adequate information technology support. This study recommends enhancing human resource capacity, strengthening digital infrastructure, and optimizing coordination among work units in Riau Province.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bastian, I. (2020). Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar (Edisi 4). Jakarta: Erlangga.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2025). Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2025 (Audited). Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2024). Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN). Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://djpb.kemenkeu.go.id/kppn/barabai/id/info-layanan/seksi-mski/permohonan-user-om-span.html

Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2022). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tahun 2022. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://djpb.kemenkeu.go.id/portal/publikasi/data/lakin2022/lakindjpb2022.pdf

Dwiyanto, A. (2021). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Fountain, J. E. (2001). Building the Virtual State: Information Technology and Institutional Change. Washington DC: Brookings Institution Press.

Halim, A., & Kusufi, M. S. (2019). Akuntansi Keuangan Daerah (Edisi 4). Jakarta: Salemba Empat.

Hasanah, N., & Fauzi, A. (2019). Implementasi Sistem Informasi Keuangan dan Transparansi Pengelolaan APBN. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 23(1), 45–58. https://doi.org/10.20885/jaai.vol23.iss1.art5

Kanwil DJPb Riau. (2025). Laporan Kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau Tahun 2025. Pekanbaru: Kanwil DJPb Riau.

Kementerian Keuangan. (2021). Panduan Penggunaan OMSPAN: Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara. Jakarta: Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Kementerian Keuangan. (2022). Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2023. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik (Edisi Terbaru). Yogyakarta: Penerbit Andi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran dalam rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara jo. PMK Nomor 178/PMK.05/2018.

Prasetyo, A., & Hardiningsih, P. (2020). Pengaruh Kualitas Sistem Informasi terhadap Keandalan Pelaporan Keuangan Satuan Kerja Pemerintah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 17(2), 145–162. https://doi.org/10.21002/jaki.2020.09

Rahayu, S., Kurniawan, A., & Pertiwi, D. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Penumpukan Realisasi Belanja di Akhir Tahun pada Satker Kementerian/Lembaga. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 6(1), 31–47. https://doi.org/10.31092/jmkp.v6i1.1601

Susanto, R. (2021). Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Efektivitas Monitoring Realisasi Anggaran: Studi Kasus pada KPPN Wilayah Sumatera. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 9(3), 287–302. https://doi.org/10.22437/ppd.v9i3.13547

Tornatzky, L. G., & Fleischer, M. (1990). The Process of Technological Innovation. Lexington: Lexington Books.

UNDP. (1997). Governance for Sustainable Human Development: A UNDP Policy Document. New York: United Nations Development Programme.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47.

World Bank. (1992). Governance and Development. Washington DC

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Sinaga, P. H., Ramadhan, R. R., Zaki, H., Rahayu, N. I. ., & Rudi, A. (2026). Analisis Efektivitas Tata Kelola Administrasi Realisasi APBN di Kanwil DJPb Riau Tahun 2026 . Jurnal Akuntansi Dan Ekonomika, 16(1), 192–201. https://doi.org/10.37859/jae.v16i1.11368