POTENSI CENDAWAN ENDOFIT ASAL AKAR WANGI (Vetiveria zizanioides L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Ganoderma boninense

  • Mimi Yulianti Prodi Biologi, FMIPA, Universitas Muhammadiyah Riau, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau-Indonesia 28290
  • Israwati Harahap Prodi Biologi, FMIPA, Universitas Muhammadiyah Riau, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau-Indonesia 28290
  • Elsie Prodi Biologi, FMIPA, Universitas Muhammadiyah Riau, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau-Indonesia 28290
Keywords: Akar wangi (V. zizanioides L.), Cendawan endofit, Ganoderma boninense

Abstract

Ganoderma boninense merupakan salah satu organisme patogen pada kelapa sawit yang mengakibatkan busuk pangkal batang kelapa sawit, dan untuk mengatasinya para petani menggunakan pestisida dalam menghambat pertumbuhan G. boninense. Namun, perlakuan hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, pengendalian hayati perlu digunakan untuk mengatasi hal tesebut salah satunya yaitu dengan menggunakan cendawan endofit asal akar wangi (V. zizanioides L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi cendawan G. boninense yang menyebabkan penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit dan untuk mengetahui potensi cendawan endofit asal akar wangi (V. zizanioides L.) dalam menghambat pertumbuhan G. boninense. Isolasi cendawan G. boninense dilakukan dengan menggunakan metode sterilisasi permukaan sedangkan uji antagonis terhadap G. boninense dilakukan dengan menggunakan metode dual culture assay atau biakan ganda. Hasil isolasi G. boninense berdasarkan pengamatan makroskopisnya memiliki ciri-ciri bentuk koloni lingkaran, bagian tepi koloni berombak dan warna koloni berwarna putih seperti kapas, pada pengamatan mikroskopisnya yaitu terdapat konidia berbentuk oval, berwarna abu-abu kehitaman, dan pada konidiofor berbentuk lurus, berwarna abu-abu kehitaman. Hasil uji antagonis cendawan endofit asal akar wangi terhadap G. boninense diperoleh potensi terbesar pada isolat IH1 dengan persentase daya hambat sebesar 43%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik (BPS). 2020. Produksi Perkebunan Kelapa Sawit Terus Naik dalam Lima Tahun Terakhir. http://databoks.katadata.co.id.
Clay, K. 2011. Fungal Endophite of Grasesa Deferenvise Mutualisme Between Plants Fungi. Jurnal of Ecologi. Vol. (69). No. (1). Hal. 10-16.
Davis and Stout. 1971. Disc Plate Method of Microbiological Antibiotic Essay. Journal of Microbilogy. Vol. (22). No.(4)
Demain, A. L. 2010. Induction of Microbial Secondary Metabolism. Jurnal International Microbiol. No. (1). Hal. (259-264).
Elsie, Herlina, N. dan Putri, R. T. 2018. Isolasi Actinomycetes Endofit dari Tanaman Akar Wangi (V. zizanioides L.) dan Uji Aktivitas Senyawa Antibakteri Terhadap Staphylococcus aerus dan Escherichia coli, Program Studi Biologi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau. Jurnal Photo. Vol. (8). No. (2).
Harahap, I. dan Elsie. 2017. Isolasi Cendawan Endofit dari Akar Wangi (Vetiveria zizanioides L.) dan Potensinya sebagai Antimikroba, Program Studi Biologi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau. Jurnal Photon. Vol. (8). No. (1).
Harahap, I., Rusadi, Y. F., Elsie dan Gesriantuti, N. 2018. Phytochemical Screening and KLT Analysis of Endophytic Fungi Secondary Metabolite of Vetiveria zizanioides L. Jurnal Photon. Vol. (3). Hal. 80-85.
Liswarni, Y., Nurbailis dan Munzir, B. 2018. Ekplorasi Cendawan Endofit dan Potensinya Untuk Pengendalian Phytophthora palmivora Penyebab Penyebab Busuk Buah Kakao. Jurnal Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. Vol. (4). No. (2).
Nurmala. 2019. Isolasi Cendawan Penyebab Bercak Kelapa Sawit (Elaesis guneensis) dan Uji Antagonis Terhadap Cendawan Endofit Asal Akar Wangi (V. zizanioides L.). Skripsi, Program Studi Biologi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau. Pekanbaru.
Mahmud, Y., Cindy, R., dan Syukria, I., Z. 2020. Efektif Trichoderma virens Dalam Mengendalikan Ganoderma boninense di Pre Nursery Kelapa Sawit Pada Gambut. Jurnnal Agroteknologi. Vol. 11. No. 1.
Muhibuddin, A. L., Addina dan Ahmad, A. 2011. Biodiversity of Soil Fungi on Integrated Pest. Management Farming System. Agrivita. Vol. (33). No. (22). Hal. 111-118.
Soesanto, L. 2008. Pengantar Pengadilan Penyakit Tanaman. PT. Raja Grafindo. Jakarta
Susanto, A., Prasetyo, A. E. dan Wening, S. 2013. Laju Infeksi Ganoderma Pada Empat Kelas Tekstur Tanah. Jurnal Fitopatologi Indonesia. Vol. (9). No. (2). Hal. 39-46.
Published
2021-12-04
Abstract views: 69 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 0