KEANEKARAGAMAN CAPUNG (Odonata) DI KAWASAN WISATA PULAU CINTA TELUK JERING, KECAMATAN TAMBANG, KABUPATEN KAMPAR, RIAU

  • Yeeri Badrun Program Studi Biologi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau – Indonesia.
  • Muhammad Rafi Program Studi Biologi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau – Indonesia.
  • Novia Gesriantuti Program Studi Biologi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau – Indonesia.

Abstract

Penggunaan lahan secara berlebihan mampu menimbulkan penurunan  keragaman  suatu spesies, tingginya dominansi serta mengakibatkan   hilangnya   kestabilan   biodiversitas. Odonata merupakan organisme yang memiliki peran penting bagi ekositem, Odonata di lingkungan juga berperan sebagai predator untuk mengendalikan jumlah dari hewan lainnya dalam ekosistem. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Odonata pada Kawasan Pulau Cinta Teluk Jering, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, serta  menghitung Indeks Keanekaragaman, Indeks Kesamaan dan Indeks Dominansi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survey yang digunakan untuk menentukan lokasi penelitian dan metode purposive sampling digunakan untuk menentukan stasiun penelitian yaitu berdasarkan tipe ekosistem yang berbeda, sedangkan untuk penangkapan Odonata menggunakan metode Capture-Mark-Release-Recapture (CMRR). Hasil identifikasi Odonata didapatkan 234 individu yang terdiri dari 10 spesies dan 9 genus. Indeks Keanekaragaman yang didapat dikategorikan sedang dengan nilai 1.21 - 1.36, Indeks Dominansi dikategorikan rendah dengan nilai 0,35 - 0,39 dan Indeks Kesamaan dikategorikan rendah dengan nilai 0,43.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adu, B.W., Amosan, B.O., dan Oke, T.O. 2019. Assessment of the Water Quality and Odonata Assembles in Three Waterbodies in Ilaran Monkin, South-Western Nigeria. International Journal of Odonatology. 22 (2):101-114.
Ansari, L. M., Soendjoto, M. A., dan Dharmono. 2016. Capung di Kawasan Rawa Desa Sungai Lumbah, Kabupaten Barito Kuala. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah. 1 : 89-95.
Borror, D. J. C. A. Triplehorn And N. F. Johnson. 2005. Pengenalan Serangga. Edisi VI. Terjemahan Soetiyono, S. Gadja Mada Press. Yogyakarta.
Hecca, D., Arinafril, Novia. 2018. Diversity Of Odonata and Aquatic Environmental Conditions in Lake Areas (Water Ski and OPI) Jakabaring Palembang-South Sumatera. Biological Research Journal. 4(2): 2477-1392.
Hendriyanti, R. W., Johari, A., Hamidah, A. 2018. Keanekaragaman Jenis Capung (Odonata) di Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin Kabupaten Batang Hari Sebagai Penuntun Praktikum Mata Kuliah Entomologi. Pendidikan Biologi Jurusan PMIPA FKIP : Universitas Jambi.
Janra. M. N., Gusman. D., Susanto. A., Yatap. H., Fahrudin. A., Andriansyah. F., Prameswara. A., dan Herwina. H. 2020. Keanekaragaman Hayati KPHL Seluma Odonata. Bengkulu. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu.
Klym, M., & Quinn, M. 2003. Introduction TO Dragonfly and Damselfly Watching. Order A Journal On The Theory Of Ordered Sets And Its Applications. 2–19.
Laily, Z. Rifqiyati, N. Kurniawan, P. S. 2018. Keanekaragaman Odonata pada Habitat Perairan dan Padang Rumput di Telaga Madirda. Jurnal Mipa, 41 (2): 105–110.
Latumahina. F. S., dan Ismanto A. 2010. Pengaruh Alih Fungsi Lahan Terhadap Keanekaragaman Semut Dalam Hutan Lindung Gunung Nona-Ambon. 177-181.
Nugroho. A., Saputro. W., dan Susanto. A. 2016. Capung Cihuni. Indonesia Dragonfly Society.
Odum, E. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ketiga. Penerjemah Tjahjono Samingun dan B. Srigandono. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 697 hlm.
Orr, A. G. 2003. A Guide To The Dragonflies Of Borneo. Their Identification And Biology (Borneo), Kinabalu. 1-188.
Primack, R., Kobori, H., & Mori, S. 2000. Dragonfly Pond Restoration Promotes Conservation Awareness in Japan. Conservation Biology, 14 (5): 1553–1554.
Rahadi, W. S, Feriwibisono, B., Nugrahani, M. P., Putri, B., dan Makitan, T. 2013. Naga Terbang Wendit. Keanekaragaman Capung Perairan Wendit, Malang Jawa Timur. Indonesia Dragonfly Society. Jawa Timur.
Rizal, S., dan Hadi, M. 2015. Inventarisasi Jenis Capung (Odonata) Pada Areal Persawahan Di Desa Pundenarum Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Jurnal BIOMA. 13 (1) : 16-20.
Safrudin. A., Maulana. F. 2020. Kepadatan Populasi Capung Sambar Hijau (Orthetrum Sabina) Pada Persawahan di Desa Karang Buah Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pendidikan Hayati. 6 (2) : 37-45.
Syarifah, B. E., Fitriana, dan N., Wijayanti, F. 2018. Keanekaragaman Capung (Odonata) di Taman Mini Indonesia Indah dan Taman Margasatwa Ragunan, DKI Jakarta, Indonesia. Jurnal Bioprospek, 13 (1): 50-58.
Wahyudi, H. A. 2016. Sering Terjadi, Pencurian Capung Langka Indonesia Luput Dari Perhatian. Mongabay Indonesia. www.mongabay.co.id. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2019 pukul 15:45 WIB.
Wardana, D., Zainal, dan Ginting, H.A. 2020. Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Objek Wisata Alam Teluk Jering di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 10 (1): 211-219.
Wardhani T.S. 2007. Perbandingan Populasi Larva Odonata di Beberapa Sungai di Pulau Pinang dan Hubungannya Dengan Pengaruh Habitat dan Kualiti Air USM. . Malaysia: Universitas Sains Malaysia.
Published
2021-10-05
Abstract views: 975 , pdf (Bahasa Indonesia) downloads: 0