PERANCANGAN ALAT PENGUKUR SUHU TUBUH, DETAK JANTUNG DAN OKSIGEN DALAM DARAH DENGAN MIKROKONTROLLER NODEMCU ESP32 BERBASIS WEB INTERNET OF THINGS (IOT)

  • Wawas Dwi Prasetya Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universtas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, Jl. Adhyaksa No. 2 Kayu Tangi Banjarmasin 70123 telp. (0511) 3304352. www.uniska-bjm.ac.id.
  • Moethia Faridha Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universtas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, Jl. Adhyaksa No. 2 Kayu Tangi Banjarmasin 70123 telp. (0511) 3304352. www.uniska-bjm.ac.id.
  • Saiful Karim

Abstract

Suhu tubuh, detak jantung serta saturasi oksigen (oksigen dalam darah) adalah data yang sangat berarti bagi petugas kesehatan dalam pengecekan kesehatan tubuh baik itu identifikasi dini terpaparnya virus covid-19 pada temperatur tubuh, SPO2 maupun pada indikasi penyakit jantung. Dengan berkembangnya ilmu serta pengetahuan sekarang, semakin pesat juga teknologi cangih dalam bermacam bidang. Salah satu pertumbuhan teknologi tersebut adalah Internet of Things. Penelitian berfungsi agar mendapatkan data suhu tubuh, detak jantung serta oksigen dalam darah yang dapat diakses oleh web sehingga pengguna dapat melihat riwayat pengukuran sebelumnya. Pada perancangan software menggunakan aplikasi arduino IDE serta aplikasi VS code setup sedangkan perancangan hardware bagian pengendali adalah mikrokontroler NodeMCU ESP32 yang berfungsi mengendalikan sensor, hardware pada rangkaian dan mengkomunikasikan pada web yang nantinya data hasil pengukuran dapat dilihat pada web melalui laptop ataupun smartphone oleh pengguna. Sensor Max30100 akan mengirim data ke NodeMCU ESP32 berupa data hasil pengukuran detak jantung dan oksigen dalam darah. Sensor IR Mlx90614 mengirim data ke NodeMCU ESP32 data berupa data hasil pengukuran temperatur tubuh. Penelitian pengukuran dilakukan kepada suka relawan dan hasil pengukuran didapatkan suhu tubuh diantara sensor IR Mlx90614 dan thermogun mempunyai tingkatan akurasi sebesar 99,7%. Sebaliknya hasil pengukuran antara detak jantung dan oksigen dalam darah pada sensor Max30100 dan pulse oximeter, detak jantung mempunyai tingkatan akurasi sebesar 96,7%, sedangkan pada oksigen dalam darah mempunyai tingkatan akurasi sebesar 99,7%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albrado, I. (2017). Prototipe Detektor Detak Jantung Dan Suhu Tubuh Portable Berbasis Mikrokontroller Arduino Uno.
Einstronic. (2017). NodeMCU ESP32 Wireless & Bluetooth Development Board. July.
Ermansyah, S. (2016). Implementasi System Of Voice Recognition & Rotary Encoder Dengan Mobile Robot Sebagai Perhitungan Posisi & Sistem Navigasi Robot.
Maxim Integrated. (2017). Heart-Rate To Sensor IC & Pulse Oximeter for Wearable Health. Lecture Notes in Energy, 38, 1–29. www.maximintegrated.com
Melexis. (2016). MLX90614 Single and Dual Zone Infra Red Thermometer in TO-39.
Qahar, A. N. (2018). Desain Alat Pengukur Denyut Jantung & Saturasi Oksigen Kepada Anak Menggunakan 1 Sensor. Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, vi.
Saputro, A., Widasari, R., & Fitriyah, E. H. (2017). Sistem Monitoring Denyut Jantung & Suhu Tubuh Secara Wireless. Pengembangan TIK, 1(2), 148–156. http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/53
Savitri, D. E. (2020). Gelang Pengukur Denyut Jantung & Suhu Tubuh Pada Manusia Berbasis Internet of Things (IoT). 1–87.
Published
2021-10-05
Abstract views: 478 ,