Penguatan Psikologis Penyandang Disabilitas melalui Pemberdayaan Komunitas: Studi pada Himpunan Disabilitas Muhammadiyah
DOI:
https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i1.9029
Abstract
Program penguatan psikologis ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi sosial peserta melalui metode interaktif dan dukungan emosional. Kegiatan ini melibatkan diskusi kelompok, dan simulasi sosial yang dirancang untuk membangun kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi. Selain itu, fasilitator dan peserta lainnya memberikan lingkungan yang suportif, sehingga peserta merasa lebih nyaman dalam mengekspresikan diri. Pelatihan pengelolaan emosi dan teknik komunikasi yang diberikan membantu peserta dalam memahami serta mengontrol emosi mereka, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas interaksi sosial mereka. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan dalam partisipasi aktif, keberanian dalam berbicara, serta keterlibatan peserta dalam kegiatan sosial. Keberlanjutan program serupa dan dukungan dari lingkungan sosial diperlukan agar dampak positif ini dapat bertahan dalam jangka panjang.
Downloads
References
[2] S. Maimunah, N. Cipta, And P. Csr, “Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Aksesibilitas Inklusif : Implementasi Infrastruktur Publik Ramah Disabilitas Di Indonesia ( Sebuah Literatur Reveiw ) Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial,” Vol. 7, No. 2, Pp. 250–276, 2025, Doi: 10.24198/Focus.V7i2.60851.
[3] F. Asjari, Y. Fintari, G. Suwarno, And D. Rahmawati, “Peran Pelatihan Keterampilan Dan Kesempatan Kerja Terhadap Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas Di Surabaya,” Vol. 4, Pp. 6414–6422, 2024.
[4] Hastuti, R. K. Dewi, R. P. Pramana, And H. Sadaly, Kendala Mewujudkan Pembangunan Inklusif. 2020.
[5] I. Dan, G. Advokasi, And D. Sigab, “Pemberdayaan Kelompok Difabel Oleh Sasana,” Vol. 12, No. 3, Pp. 453–463, 2024.
[6] “4 1,2,3,” Pp. 581–590, 2024.
[7] R. P. Yenadin, W. B. Nugroho, And G. Kamajaya, “Pemberdayaan Pekerja Disabilitas ‘ Teman Tuli ’ Di Inklusiv Warung , Canggu,” Vol. 1, No. 5, Pp. 37–51, 2024.
[8] S. Murwaningsih And R. S. Wedjajati, “Sosio Progresif: Media Pemikiran Studi Pembangunan Sosial Penerimaan Masyarakat Kepada Penyandang Disabilitas (Studi Desa Inklusi Peduli Dengan Kelompok Rentan Di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo),” Sosio Progresif Media Pemikir. Stud. Pembang. Sos., Vol. 1, No. 1, Pp. 41–57, 2021.
[9] R. Rosalina And N. Setiyowati, “Stigma Penyandang Disabilitas Dalam Bekerja Di Indonesia: Literature Review,” J. Kolaboratif Sains, Vol. 7, No. 3, Pp. 1076–1086, 2024, Doi: 10.56338/Jks.V7i3.4669.
[10] A. Nafi, G. F. Fadillah, A. N. Hidayati, B. K. Islam, K. Islam, And I. Kudus, “Meningkatkan Self Esteem Penyandang Disabilitas Melalui Personal Branding,” Vol. 5, No. 4, Pp. 6548–6554, 2024.
[11] L. F. Zen, H. A. Rachim, And N. C. Apsari, “Penggunaan Teknologi Asistif : Peningkatan Kemandirian Penyandang Disabilitas Fisik,” 2025.










