GEMAS (Generasi Emas Anti Stunting): Peningkatan Kesadaran Remaja tentang Pencegahan Stunting melalui Kesehatan Reproduksi
DOI:
https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i1.8997
Abstract
Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan remaja karena berperan besar dalam meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan. Pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dapat membantu remaja dalam mengambil keputusan yang tepat mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta persiapan menuju masa dewasa yang lebih berkualitas. Berdasarkan hasil penelitian, pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti pemahaman mengenai keterkaitan antara kesehatan mental dan reproduksi, serta pentingnya gizi seimbang untuk mencegah anemia pada remaja putri. Selain itu, edukasi tentang pencegahan stunting juga perlu diperkuat, mengingat pentingnya pola makan sehat dan pola asuh yang baik sejak masa remaja.Program pengabdian masyarakat bertema Generasi Emas Anti Stunting (GEMAS) dilaksanakan melalui tiga tahapan utama.Seluruh kegiatan diharapkan meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya kesehatan reproduksi dalam mencegah stunting
Downloads
References
[2]Dewi, F., Sari, I., & Rizky, D. (2021). Pengaruh Pola Hidup Sehat terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 35(2), 45-50.
[3]Fadila, A., Putri, S., & Rahmawati, T. (2020). Hubungan Anemia dengan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Remaja, 18(4), 213-218.
[4]Fahma, A., Hidayat, S., & Nurhasanah, D. (2022). Peran Media Sosial dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 24(3), 102-108.
[5]Lestari, M., Setiawan, A., & Puspitasari, R. (2020). Pengaruh Program Edukasi Gizi dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja terhadap Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Jember. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 9(3), 151-158.
[6]Nasution, L., & Manik, M. (2020). Faktor Gizi dan Pola Asuh sebagai Determinan Stunting pada Anak. Jurnal Gizi Indonesia, 29(1), 75-81.
[7]Nugraheni, D., Jaya, M., & Oktaviana, S. (2020). Pentingnya Pendidikan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 22(1), 60-65.
[8]Pratama, A. P., Sari, R., & Rina, S. (2021). Efektivitas Program Edukasi Berbasis Sekolah dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Gizi. Jurnal Pendidikan Kesehatan Indonesia, 7(1), 45-53.
[9]Putri, D., Sari, M., & Lestari, I. (2022). Faktor Risiko Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 31(2), 45-51.
[10]Rahmawati, A., Ismail, S., & Tanjung, M. (2021). Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Remaja dalam Mencegah Stunting pada Anak di Masa Depan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(4), 275-283.
[11]Sari, R., Pratama, A., & Rina, S. (2023). Pemberian Edukasi Gizi dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja untuk Menurunkan Prevalensi Stunting di Indonesia. Jurnal Pangan dan Gizi, 19(2), 85-91.
[12]Setiawati, E., Lestari, M., & Suryani, M. (2022). Pendekatan Komunitas dalam Program Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Gizi pada Remaja untuk Menurunkan Stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 120-127.
[13]Wulandari, A., Nugroho, B., & Wijayanti, E. (2020). Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Hubungannya dengan Risiko Stunting pada Anak. Jurnal Kesehatan Remaja, 6(1), 23-29.
[14]Wulandari, S., Prasetyo, A., & Fitriani, M. (2020). Pengaruh Stres terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kesehatan Mental dan Reproduksi, 19(3), 90-95.
[15]Yulianti, M., Santosa, H., & Fitria, M. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan Remaja tentang Perawatan Prenatal dan Pencegahan Stunting. Jurnal Pendidikan Kesehatan Indonesia, 8(2), 113-120.










