Pengenalan Platform Crowdfunding Sebagai Akses Pendanaan Berbasis Ekuitas Bagi Usaha Kecil dan Menengah di Kota Pekanbaru

Authors

  • Lathif Arafat.A Universitas Prima Indonesia
  • Alvi Universitas Prima Indonesia
  • Aland Polma Naek Sihombing Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i1.8185

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi, terutama melalui penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. UMKM di Pekanbaru masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan mekanisme pembiayaan modern seperti crowdfunding berbasis ekuitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan akses UMKM terhadap crowdfunding sebagai solusi pembiayaan alternatif. Melalui koordinasi dengan Rumah BUMN Pekanbaru, 30 Usaha Kecil dan Menengah yang diidentifikasi dan mengikuti pelatihan satu hari tentang crowdfunding berbasis ekuitas. Program ini memperkenalkan konsep, mekanisme, dan manfaat crowdfunding sambil menjembatani kesenjangan literasi keuangan. Observasi menunjukkan hanya 3% UMKM yang mengetahui model ini, sehingga edukasi menjadi kebutuhan mendesak. Program juga menyediakan pendampingan bagi UMKM terpilih sebagai percontohan, dengan progres kerja yang terdokumentasi untuk evaluasi dan pengembangan lebih lanjut. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dan kesiapan mereka untuk mengadopsi crowdfunding. Dalam jangka panjang, program ini bertujuan membentuk pusat literasi keuangan dan teknologi bagi UMKM, mendorong daya saing di pasar lokal dan regional. Crowdfunding diharapkan menjadi solusi pembiayaan inovatif yang mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arafat, L., Meta, W., & Meilisa. (2024). Pelatihan Pemetaan Aktivitas Bisnis Menggunakan Business Model Canvas Bagi Usaha Kecil dan Menengah Kelurahan Kedung Sari Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. Portal Riset Dan Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(4), 213–221. https://doi.org/10.55047/prima.v3i4.1487
Aygoren, O., & Koch, S. (2021). Community support or funding amount: Actual contribution of reward-based crowdfunding to market success of video game projects on kickstarter. Sustainability (Switzerland), 13(16). https://doi.org/10.3390/su13169195
Kuo, Y. F., & Wu, C. H. (2014). Understanding the drivers of sponsors’ intentions in online crowdfunding: A model development. 12th International Conference on Advances in Mobile Computing and Multimedia, MoMM 2014, 433–438. https://doi.org/10.1145/2684103.2684169
Tambunan, T. T. H. (2019). Recent Development of Micro, Small and Medium Enterprises in Indonesia. International Journal of Social Sciences and Management Review, 06(01), 193–214. https://doi.org/10.37602/ijssmr.2022.6112
Vrontis, D., Christofi, M., Battisti, E., & Graziano, E. A. (2021). Intellectual capital, knowledge sharing and equity crowdfunding. Journal of Intellectual Capital, 22(1), 95–121. https://doi.org/10.1108/JIC-11-2019-0258
Zhao, Y., Harris, P., & Lam, W. (2019). Crowdfunding industry—History, development, policies, and potential issues. Journal of Public Affairs, 19(1). https://doi.org/10.1002/pa.1921

Downloads

Published

2025-03-29

How to Cite

Lathif Arafat.A, Alvi, & Aland Polma Naek Sihombing. (2025). Pengenalan Platform Crowdfunding Sebagai Akses Pendanaan Berbasis Ekuitas Bagi Usaha Kecil dan Menengah di Kota Pekanbaru. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 9(1), 1–6. https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i1.8185