Edukasi Kesehatan Demonstrasi Senam Kaki Diabetes Pada Penderita Diabetes Di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru

Edukasi Kesehatan Demonstrasi Senam Kaki Diabetes Pada Penderita Diabetes

  • Tri Siwi Kusumaningrum Universitas Muhammadiyah Riau
  • Maswarni Maswarni Universitas Muhammadiyah Riau
  • Yeni Yarnita Universitas Muhammadiyah Riau
  • Chairil Chairil Universitas Muhammadiyah Riau
  • Wiwik Norlita Universitas Muhammadiyah Riau
  • Juli Widiyanto Universitas Muhammadiyah Riau
  • Isnaniar Isnaniar Universitas Muhammadiyah Riau
  • Pratiwi Gasril Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Kata kunci _ edukasi, demonstrasi, senam kaki diabetes

Abstract

Prevalensi DM di dunia semakin hari semakin meningkat. Pada tahun 2013 sebesar 8,4% dari populasi penduduk yang ada di dunia. Pertumbuhan DM di Indonesia pada tahun 2.000 diprediksi sebesar 15,2% atau 8.426.000 orang dan diperkirakanakan meningkat menjadi 21.257.000 orang di tahun 2030. Berbagai cara  dilakukan untuk mencegah atau mengobati diabetes ini salah satunya dengan cara  melakukan senam kaki diabetes. Senam kaki merupakan senam yang bisa membantu sirkulasi darah dan otot-otot kecil dikaki, serta  dapat mengontrol gula darah. Puskesmas Payung Sekaki memiliki program senam Prolanis untuk penderita hipertensi dan diabetes.  Permasalahan    yang dialami oleh sasaran adalah tidak tahu manfaat dan cara senam kaki diabetes Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan  untuk meningkatkan pengetahuan dan  ketrampilan latihan senam kaki diabetes.  Metode PKM  ini  dengan menggunakan ceramah dan demonstrasi tentang senam kaki diabetes secara offline menggunakan protokol kesehatan.  Hasil kegiatan PKM menunjukkan  peningkatan pengetahuan dan katrampilan  peserta PKM  tentang  manfaat dan gerakan senam kaki diabetes.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. S. D. Setyaningsih and A. Maliya, “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Perawatan Kaki Diabetik dengan Metode Demonstrasi Terhadap Kemampuan Merawat Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus,” J. Ber. Ilmu Keperawatan, vol. 11, no. 2, pp. 57–66, 2018, doi: 10.23917/bik.v11i2.10581.
[2] Kementrian kesehatan republik indonesia, “Tetap Produktif, Cegah Dan Atasi Diabetes Mellitus,” pusat data dan informasi kementrian kesehatan RI. 2020.
[3] R. Flora, “Pelatihan Senam Kaki Pada Penderita Diabetes Mellitus Dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes Pada Kaki (Diabetes Foot),” J. Pengabdi. Sriwij., vol. 1, no. 1, pp. 7–15, 2013, doi: 10.37061/jps.v1i1.1543.
[4] D. Ratnawati, S. Ayu, M. Adyani, A. Fitroh, U. Pembangunan, and N. Veteran, “Pelaksanaan senam kaki mengendalikan kadar gula darah pada lansia Diabetes Melitus di Posbindu Anyelir Lubang Buaya,” J. Ilm. Kesehat. Masy., vol. 11, no. 1, pp. 49–59, 2019.
[5] C. Nur, H. Hasrul, and M. Tahir, “Efektifitas Senam Terhadap Sensitivitas Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Wilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang,” J. Inov. dan …, vol. 01, no. 1, pp. 1–7, 2021, [Online]. Available: https://stikesmu-sidrap.e-journal.id/JIPengMas/article/view/233.
Published
2022-05-31
Abstract views: 68 , PDF downloads: 60