Workshop Kartu Kuartet dan Donasi Buku di Panti Asuhan Darul Ilmi Pekanbaru

  • Dewi Gulyla Hari yasindaoktariza@gmail.com
  • Yasinda Oktariza UMRI
  • Muhammad Azhari Herli Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: panti asuhan, minat baca, buku, penyuluhan obat, kartu kuartet

Abstract

Sebagai penyambung generasi muda di masa yang akan datang, pendidikan harus diberikan dengan baik pada anak sejak dini. Pendidikan yang baik dapat dimulai dengan meningkatkan kemampuan dan minat baca anak karena membaca adalah jendela dunia. Lemahnya kemampuan dan minat baca anak dapat memengaruhi kualitas anak dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi selama menempuh pendidikan. Maka dari itu, Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini bertujuan untuk dapat meningkatkan minat baca dan pengetahuan anak-anak di Panti Asuhan Darul Ilmi Pekanbaru. Program PKMS dilakukan dengan tiga kegiatan utama yaitu peningkatan minat baca melalui donasi buku bacaan anak, peningkatkan pengetahuan anak melalui penyuluhan obat dan workshop kartu kuartet anti penyalahgunaan obat, serta evaluasi minat baca dengan metode observasi dan evaluasi tingkat pengetahuan anak-anak panti dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil observasi, donasi buku bacaan anak dapat meningkatkan minat anak untuk membaca karena buku yang diberikan sesuai dengan usia dan kebutuhan anak-anak yang ada di panti asuhan. Penyuluhan dan workshop kartu kuartet juga menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata antara sebelum dan setelah pelaksanaan penyuluhan obat dan workshop kartu kuartet. Hal ini menunjukkan minat baca dan pengetahuan anak-anak panti asuhan mengalami kenaikan setelah penyelenggaraan program PKMS ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Badan Pusat Statistik, Statistik Pemuda Indonesia 2015. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2015.
[2] E. Saepudin, “Tingkat Budaya Membaca Masyarakat,” J. Kaji. Inf. Perpust., vol. 3, no. 2, pp. 271–282, 2015.
[3] N. U. Millah, “Meningkatkan minat baca.” [Online]. Available: http://www.bpkp.go.id/pustakabpkp/index.php?p=tingkat minat baca. [Accessed: 06-Sep-2019].
[4] Karsono, Y. Sujana, J. Daryanto, and N. Yustinus, “Pada Siswa Sekolah Dasar,” Mimb. Sekol. Dasar, vol. 1, no. April, pp. 43–49, 2014.
[5] R. I. Habiba, “Peningkatan Hasil Belajar Dengan Media Kartu Kwartet Dalam Keterampilan Menyusun Portofolio,” Ilmu Pendidik. J. Kaji. Teor. dan Prakt. Kependidikan, vol. 2, no. 1, pp. 85–91, 2017, doi: 10.17977/um027v2i12017p085.
[6] A. E. Hartanto, Sukarno, and Kuswadi, “Kartu kata bergambar pada anak kelompok B Tk Negeri pembina Surakarta tahun pelajaran 2013/2014,” J. FKIP UNS, vol. 2, no. 1, 2014.
[7] Hannan, P. Wikaningtyas, and I. K. Adnyana, “Edukasi Anti Penyalahgunaan Obat Kepada Siswa SD Di Kota Palu Melalui Media Kartu Kuartet,” J. Farm. Galen. (Galenika J. Pharmacy), vol. 5, no. 1, pp. 20–25, 2019, doi: 10.22487/j24428744.2019.v5.i1.11933.
[8] O. : Periyeti, “Usaha Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa,” J. Pustaka Budaya, vol. 4, no. 1, p. 126837, 2017.
[9] K. Suharmono, “Upaya Meningkatkan Minat Baca sebagai Sarana untuk Mencerdaskan Bangsa,” J. Pena Indones., vol. 1, no. 1, pp. 79–95, 2015.
Published
2021-05-29
Abstract views: 15 , PDF downloads: 8