Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Pupuk Kompos Ramah Lingkungan Di Kelurahan Bhaktijaya Depok

Keywords: Kompos Takakura, Pelatihan, Penghijauan, Sampah Rumahtangga

Abstract

Penetuan mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) didasarkan pada keberadaan lahan kosong yang digunakan menjadi tempat pembuangan sampah. Hal ini berdampak pada timbulnya bau yang tidak sedap dan mengganggu pemandangan. Tujuan kegiatannya pemberian pelatihan pembuatan pupuk kompos skala keluarga menggunakan metode takakura, dan pendampingan penghijauan tanaman rumah dan pekarangan berbasis kompos buatan sendiri. Sasaran kegiatan PkM adalah meningkatkan kebersihan di lingkungan warga dan meningkatkan penghijauan menggunakan pupuk kompos buatan sendiri. Alat dan bahan yang dipergunakan standar umum metode takakura. Hasil kegiatan diketahui bahwa pelatihan dengan menggunakan hasil kompos metode takakura diakui oleh warga sebagai pratik yang mudah, sedernaha, dan bermanfaat untuk penghijauan lingkungan. Diharapkan pengaruh dampaknya adalah masyarakat dapat mengaplikasikannya di rumah dan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya secara bertahap dimulai dari skala mikro di rukun warga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] T. Sukwika and L. Noviana, "Sustainability status of integrated waste management in TPST-Bantargebang, Bekasi: Using rapfish in R statistics," Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 18, no. 1, pp. 107-118, 2020.

[2] T. A. Kurniawan, J. P. de Oliveira, D. G. Premakumara, and M. Nagaishi, "City-to-city level cooperation for generating urban co-benefits: the case of technological cooperation in the waste sector between Surabaya (Indonesia) and Kitakyushu (Japan)," Journal of cleaner production, vol. 58, pp. 43-50, 2013.

[3] J. M. Laurens, "Changing behavior and environment in a community-based program of the riverside community," Procedia e Social Behav. Sci, vol. 36, pp. 372-382, 2012.

[4] R. E. Warjoto, M. Canti, and A. T. Hartanti, "Metode komposting takakura untuk pengolahan sampah organik rumah tangga di Cisauk, Tangerang," JURNAL PERKOTAAN, vol. 10, no. 2, pp. 76-90, 2018.

[5] F. A. Nuzir, S. Hayashi, and K. Takakura, "Takakura composting method (TCM) as an appropriate environmental technology for urban waste management," International Journal of Building, Urban, Interior and Landscape Technology, vol. 13, pp. 67-82, 2019.

[6] T. Maeda, Reducing waste through the promotion of composting and active involvement of various stakeholders: Replicating Surabaya’s solid waste management model. Kanagawa, Japan: IGES Kitakyushu Office, 2009, p. 12.

[7] G. H. Ying and M. H. Ibrahim, "Local knowledge in waste management: a study of Takakura home method," JECET, vol. 2, no. 3, pp. 528-533, 2013.

[8] T. Sukwika, "Peran pembangunan infrastruktur terhadap ketimpangan ekonomi antarwilayah di Indonesia," Jurnal Wilayah dan Lingkungan, vol. 6, no. 2, pp. 115-130, 2018.
Published
2020-11-11
Abstract views: 235 , PDF downloads: 124