Pemeriksaan Kesehatan Balita Sebagai Upaya Deteksi Dini Di Daycare Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.37859/jpumri.v10i2.12215
Abstract
Anak pada masa golden age (0-5 tahun) atau balita merupakan fase penting untuk masa pertumbuhan dan perkembangan, sehingga membutuhkan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala. Status kesehatan yang optimal pada masa ini menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta kualitas hidup anak dimasa mendatang. Daycare merupakan lingkungan yang strategis untuk melaksanakan upaya promotif dan preventif dikarenakan anak menghabiskan sebagian besar waktunya di daycare. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pemeriksaan sederhana, yaitu pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, pencatatan data pada Kartu Menuju Sehat (KMS), serta identifikasi masalah kesehatan. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, seluruh anak memiliki status gizi yang baik. Balita yang hadir di hari pemeriksaan sebagian besar dalam kondisi sehat, terkecuali 2 balita yang menunjukkan gejala batuk dan pilek, namun tidak terindikasi dalam kondisi demam. Pemeriksaan kesehatan terhadap balita di daycare perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan tumbuh kembang anak dalam kondisi normal dan jika ditemukan suatu kondisi yang tidak normal dapat segera dilakukan penanganan sedini mungkin.
Downloads
References
de Souza Morais, R. L., de Castro Magalhães, L., Nobre, J. N. P., Pinto, P. F. A., da Rocha Neves, K., & Carvalho, A. M. (2021). Quality of the home, daycare and neighborhood environment and the cognitive development of economically disadvantaged children in early childhood: A mediation analysis. Infant Behavior and Development, 64, 101619. https://doi.org/10.1016/j.infbeh.2021.101619
Diba, N. F., Fithriah, A. R. N., Agrisdian, Z., Shobirin, G. A., & Safitri, P. (2026). Hubungan Pekerjaan dan Penghasilan Orang Tua Terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tembelang Jombang. Media Gizi Ilmiah Indonesia, 4(1), 1–8.
Fajzrina, L. N. W., & Diana, R. R. (2022). Analisis Dampak Obesitas Terhadap Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia 5 Tahun. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 62–74. https://doi.org/10.31000/ceria.v11i1.6640
Hikmah, S. (2014). Optimalisasi Perkembangan Anak Dalam Day Care. 9(2).
Husna, F., Pratiwi, F., Adhisty, Y., & Shinta P, R. (2026). Gerakan Posyandu Cerdas: Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Sejak Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia, 6(1), 29–35. https://doi.org/10.59737/jpmpi.v6i1.389
Irawan, I. R., Sudikno, S., Julianti, E. D., Nurhidayati, N., Rachmawati, R., Diana, Y. S., & Herianti, H. (2022). Faktor Risiko Underweight Pada Balita di Perkotaan dan Perdesaan Indonesia [Analisis Data Studi Status Gizi Balita Indonesia 2019]. 45(1), 47–58.
Istiqomah, ‘Aliah, Masmur S, K., Amali, R. A., & Tiawati, S. (2024). Peran Gizi Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Balita. 2(2), 67–74.
Kementerian Kesehatan. (2024). SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. https://kemkes.go.id/id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198
Khan, T., Khan, R. E. A., & Raza, M. A. (2015). Gender Analysis of Malnutrition: A Case Study of School-Going Children in Bahawalpur. Asian Development Policy Review, 3(2), 29–48. https://doi.org/10.18488/journal.107/2015.3.2/107.2.29.48
Leny, L., Wiyarno, I., & Syafwandi, S. (2023). Peran Daycare dalam Stimulasi Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia 2-3 Tahun di Daycare Kepik Kuning Tangerang Selatan. 5(1).
Lourenção, L. F. de P., de Paula, N. C., Cardoso, M. A., Santos, P. R., de Oliveira, I. R. C., Fonseca, F. L. A., da Veiga, G. L., Alves, B. da C. A., Graciano, M. M. de C., & Pereira-Dourado, S. M. (2022). Biochemical markers and anthropometric profile of children enrolled in public daycare centers. Jornal de Pediatria, 98(4), 390–398. https://doi.org/10.1016/j.jped.2021.09.006
Maulida, M., Hayani, M., Yennizar, Y., Nazari, N., & Morian, P. C. S. (2025). Pengaruh Stunting pada Tumbuh Kembang Anak Periode Golden Age: Literatur Review. Journal of Language and Health, 6(2), 107–114. https://doi.org/10.37287/jlh.v6i2.6665
Nuradhiani, A. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. 1(2), 17–25.
Oliveira, E. C. V. de, Madruga, F. P., Retondario, A., Jagher, A., Oliveira, P. D. P. de, Alves, R. C., Almeida, C. C. B., & Cerqueira, M. M. O. de. (2022). School food in child daycare centers: Poor in macro and micronutrients. Clinical Nutrition Open Science, 43, 28–41. https://doi.org/10.1016/j.nutos.2022.05.003
Pedraza, D., & de Menezes, T. N. (2016). Characterization of anthropometric assessment studies of Brazilian children attending daycare centers. Revista Paulista de Pediatria (English Edition), 34(2), 216–224. https://doi.org/10.1016/j.rppede.2016.01.002
Radiastu, I. W. A., & Tombora, J. H. (2024). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi pada Balita Literature Review. Jurnal Ventilator, 2(4), 216–223. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i4.1573
Republik Indonesia, K. K. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun2022.
Roba, A. A., Assefa, N., Dessie, Y., Tolera, A., Teji, K., Elena, H., Bliznashka, L., & Fawzi, W. (2021). Prevalence and determinants of concurrent wasting and stunting and other indicators of malnutrition among children 6–59 months old in Kersa, Ethiopia. Maternal & Child Nutrition, 17(3), e13172. https://doi.org/10.1111/mcn.13172
Siddiqa, M., Zubair, A., Kamal, A., Ijaz, M., & Aljeddani, S. M. A. (2024). Risk factors of child malnutrition under 5 years: Evidence from Pakistan using the Composite Index of Anthropometric Failure. Nutrition, 127, 112523. https://doi.org/10.1016/j.nut.2024.112523
Ulummiyah, F. N., & Diana, D. (2024). Kontribusi Tempat Penitipan Anak dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Anak. Journal on Early Childhood, 7(3), 828–838.










