Sosialisasi Keselamatan Jalan Dan Penyusunan Buku Panduan Lalu Lintas Sederhana Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Berlalu Lintas Pada Siswa SMPIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.37859/jpumri.v10i2.11663
Abstract
Kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, dengan kelompok pelajar dan remaja sebagai segmen yang paling rentan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman keselamatan jalan bagi siswa SMPIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru melalui sosialisasi interaktif dan distribusi Buku Panduan Keselamatan Lalu Lintas Pelajar Riau (BUK SARI). Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 siswa kelas IX sebagai peserta. Metode evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri dari 15 butir soal. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 67,33% menjadi 96,93%, dengan nilai N-Gain Score sebesar 0,9225 yang tergolong kategori tinggi. Sebanyak 44 peserta (88%) memperoleh N-Gain dalam kategori tinggi, dan 94% peserta berhasil mencapai kategori nilai sangat baik setelah sosialisasi. Topik yang mengalami peningkatan paling signifikan adalah dasar hukum lalu lintas (+82%), aturan menyeberang jalan (+72%), makna rambu perintah (+68%), dan sanksi tidak menggunakan helm (+58%). Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis sosialisasi interaktif disertai media pembelajaran yang tepat sasaran efektif dalam meningkatkan literasi keselamatan jalan pada kelompok pelajar SMP.
Downloads
References
Duperrex, O., Bunn, F., & Roberts, I. (2002). Safety education of pedestrians for injury prevention: A systematic review of randomised controlled trials. BMJ, 324(7346), 1129–1131.
Elvik, R., Hoye, A., Vaa, T., & Sorensen, M. (2009). The handbook of road safety measures (2nd ed.). Emerald Group Publishing.
Evandt, J., Filipcic, T., & Petzoldt, T. (2020). Cyclist and pedestrian behaviour at signalised intersections: A review and meta-analysis. Accident Analysis & Prevention, 144, 105654.
Haddon, W. (1980). Advances in the epidemiology of injuries as a basis for public policy. Public Health Reports, 95(5), 411–421.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.
Kasim, R. (2020). Efektivitas metode sosialisasi partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 88–97.
Korlantas Polri. (2023). Data kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2022. Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.
Moshman, D. (2011). Adolescent rationality and development: Cognition, morality, and identity (3rd ed.). Psychology Press.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2014 tentang Rambu Lalu Lintas. (2014). Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (2017). Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Pratama, A. Y., Hidayat, R., & Kusuma, D. (2021). Efektivitas media visual dalam sosialisasi keselamatan berlalu lintas pada pelajar SMP. Jurnal Transportasi, 21(2), 115–124.
Sari, D. P., Nugroho, A., & Rahmawati, F. (2019). Peningkatan kapasitas masyarakat melalui metode partisipatif berbasis media pembelajaran. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 45–54.
Suryani, E., & Wibowo, P. (2020). Pengaruh pengetahuan regulasi lalu lintas terhadap kepatuhan berkendara remaja. Jurnal Keselamatan Transportasi, 8(1), 23–34.
Twisk, D. A. M., & Stacey, C. (2007). Trends in young driver risk and countermeasures in European countries. Journal of Safety Research, 38(2), 245–257.
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (2009). Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. (2012). Sekretariat Negara Republik Indonesia.
World Health Organization. (2018). Global status report on road safety 2018. WHO Press.










