Penanaman Lahan Pertanian Korban Bencana Banjir dan Longsor melalui Program Mahasiswa Berdampak

Authors

  • Wedy Nasrul Muhammadiyah University of West Sumatera
  • Teguh Haria Aditia Putra Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Selpa Dewi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • M.Thorig Al Ichsan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Abiel Alifi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Ibrahim Garba Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Yola Eka Saputri Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.37859/jpumri.v10i1.11118
Keywords: Mahasiswa berdampak, Penanaman lahan, Nagari Sungai Batang, Pasca bencana

Abstract

Curah hujan yang sangat tinggi pada bulan November dan Desember 2025 di Pulau Sumatera mengakibatkan banjir dan lonsor di beberapa wilayah. Nagari Sungai Batang merupakan salah satu desa terparah mengalaimi bencana berupa longsor. Banjir membawa material batu, lumpur dan kayu ke lahan pertanian. Masyarakat sangat berharap bantuan penanaman kembali lahan mereka yang hancur dengan bibit pohon yang memiliki nilai ekonomi dan mudah tumbuh dilokasi bencana. Sesuai permintaan masyarakat tujuan pengabdian masyarakat menanam kembali lahan masyarakat dengan tanaman durian, alpukat dan matoa. Kegiatan pengabdian masyarakat melibatkan 50 orang mahasiswa, melalui  program mahasiswa berdampak tahun 2026. Metode pengabdian mulai dari persiapan, pelatihan penanaman, penanaman, pendampingan dan evaluasi.  Kegiatan penenaman bibit pohon pada lokasi bencana melebihi target yang direncanakan. Jumlah bibit yang dibawa untuk mitra target sebanyak 300 batang, sedangkan bibit yang dibawa melebihi target yaitu sebanyak 600 batang (200%). Jumlah bibit yang ditanam rencana 150 batang, realisasi jumlah bibit yang di tanam mencapai 200 batang (133%). Sisa bibit dibawa mitra ke lahan-lahan perkebunan yang letaknya cukup jauh dan sangat berisiko untuk ditanam langsung oleh mahasiswa karena masih dalam zona larangan pasca bencana

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfian Risfil, “Pengungsi Banjir di Maninjau Agam Bertambah 428 Orang,” RRI, Jan. 02, 2026. https://rri.co.id/daerah/2083152/pengungsi-banjir-di-maninjau-agam-bertambah-428-orang

A. Maulana, “Banjir bandang kembali landa Tanjung Raya Agam, Sumbar Kamis siang,” Antara, 2025. https://kalbar.antaranews.com/berita/679720/banjir-bandang-kembali-landa-tanjung-raya-agam-sumbar-kamis-siang

W. Nasrul, D. Satria, R. K. Arief, and A. Arel, “Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Tanin Gambir,” J. Pengabdi. Untuk Mu NegeRI, vol. 7, no. 2, 2023, doi: https://doi.org/10.37859/jpumri.v7i2.5577.

W. Nasrul, R. K. Arief, and A. Arel, “Penyusunan Standar Operasional Prosedur Produksi Katekin dan Tanin dari Gambir,” Pengabdi. UntukMu negeRI, vol. 8, no. 3, pp. 313–318, 2024, doi: https://doi.org/10.37859/jpumri.v8i3.7757.

R. Lidarti, T. H. A. Putra, and Y. Amir, “Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Alpukat di Nagari Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota,” JAGUR J. Agroteknologi, vol. 7, no. 1, 2025, doi: doi.org/10.25077/jagur.7.1.49-56.2025.

A. Teguh, “Kajian Optimasi Penggunaan Lahan dalam Mendukung Konservasi Tanah dan Air DAS Kuranji,” Andalas.

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

Nasrul, W. ., Putra, T. H. A. ., Dewi, S. ., Al Ichsan, M. ., Alifi, A. ., Garba, I. ., & Saputri, Y. E. . (2026). Penanaman Lahan Pertanian Korban Bencana Banjir dan Longsor melalui Program Mahasiswa Berdampak. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 10(1), 40–43. https://doi.org/10.37859/jpumri.v10i1.11118