Pemberdayaan Masyarakat Melalui Filtrasi Air Dan Edukasi Sanitasi di Kampung Rempak Kecamatan Sabak AUH
DOI:
https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i3.10278
Abstract
Ketersediaan air bersih merupakan fundamental dalam kehidupan sehari-hari. Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, menghadapi permasalahan kualitas air yang ditandai dengan kondisi keruh dan berasa asin. Kondisi ini tidak lepas dari pengaruh lahan perkebunan kelapa sawit yang luas di sekitar desa, khususnya aktivitas penggemburan tanah untuk pengolahan lahan sawit yang memengaruhi infiltrasi, perubahan struktur tanah, serta peresapan air. Meskipun masyarakat belum mengalami gangguan kesehatan langsung akibat kondisi tersebut, penggunaan air keruh dan asin menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat dalam pemakaian sehari-hari. Oleh karena itu, upaya perbaikan kualitas air perlu dilakukan sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan perolehan air yang bersih, jernih, dan layak digunakan.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilakukan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan teknologi filtrasi air sederhana yang mudah dirakit serta dirawat. Metode yang digunakan meliputi perancangan dan pemasangan prototipe filtrasi air, edukasi perawatan alat, serta edukasi pentingnya sanitasi dalam menjaga kualitas hidup. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas air yang lebih jernih dan layak digunakan. Penerapan alat filtrasi didampingi edukasi sanitasi agar warga memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta keberlanjutan penggunaan alat dalam mendukung perilaku hidup bersih. Program ini diharapkan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Rempak secara mandiri.
Kata Kunci: Air bersih, Filtrasi, Sanitasi, Pemberdayaan Masyarakat
Downloads
References
Anugrah, M. R., Putrihadiningrum, D. C., Rahmawati, F., & Maghdalena, A. (2023). Pengabdian masyarakat penyaringan air menggunakan alat sederhana untuk meningkatkan kejernihan air di Desa Kedungpeluk Sidoarjo. Nusantara Community Empowerment Review, 1(1), 40–47.
Dentry, D., Fadilhadi, M., Victoria, C., Atasy, K., & Jati, D. R. (2023). Pengolahan Air Hujan Menjadi Air Bersih Untuk Menurunkan Kadar Besi (Fe) dan Timbal (Pb) Melalui Filter Pipa Bersusun Berbasis Adsorben Alami. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 564–570.
Halawa, S. S., & Zebua, A. N. (2024). Evaluasi Sifat Fisik Tanah Di Lahan Perkebunan Dengan Sistem Pengelolaan Organik Dan Konvesional. Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 1(1), 184–192.
Hargono, A., Waloejo, C., Pandin, M. P., & Choirunnisa, Z. (2022). Penyuluhan Pengolahan Sanitasi Air Bersih Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Mengare, Gresik. Abimanyu: Journal of Community Engagement, 3(1), 1–10.
Sholahuddin, M., & Rodhi, N. N. (2024). Edukasi Masyarakat Peduli Air Bersih Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Air Bersih. Jurnal Abdimas Mandiri, 8(3), 416–424.
Suryani, A. S. (2020). Pembangunan air bersih dan sanitasi saat pandemi Covid-19. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(2), 199–214.
Tamimah, N., Ramadani, T. A., Setiawan, P. A., & Husodo, A. W. (2025). INOVASI FILTRASI AIR BERKAPUR: SOLUSI DISTRIBUSI AIR BERSIH UNTUK WILAYAH RAWAN KUALITAS AIR. CV. Ruang Karya Bersama.










