KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI LARVA NYAMUK Aedes PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PEKANBARU

  • Novia Gesriantuti Universitas Muhammadiyah Riau
  • Yeeri Badrun Universitas Muhammadiyah Riau
  • Nurul Fadillah Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Aedes aegypti, Aedes albopictus, Distribusi, Komposisi, Tempat Perindukan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan distribusi larva Aedes berdasarkan tempat perindukannya. Penelitian dilakukan bulan April sampai Mei 2017 di RW 08 RT 01, 02, 03 dan 04 Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Pengambilan larva dilakukan dengan cara mengambil larva yang ditemukan pada tempat perindukan di dalam dan di luar rumah. Larva diidentifikasi menggunakan metode single larva method dengan mengamati setiap larva berdasarkan posisi istirahat yang berbeda. Pada penelitian ini ditemukan 3 jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah dengue yaitu Aedes aegypti, Aedes albopictus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 rumah yang diperiksa ditemukan 24 rumah yang positif larva Aedes dan dari 188 tempat penampungan air (TPA) yang diperiksa ditemukan 31 kontainer yang positif larva Aedes. Jumlah Aedes lebih banyak ditemukan pada tempat penampungan air (TPA) di luar rumah dibandingkan di dalam rumah. Kelimpahan larva Aedes albopictus yaitu sebanyak 6,54%, sedangkan larva Aedes aegypti sebanyak 1,68%. Keberadaan larva nyamuk Aedes albopictus berpotensial menjadi vektor penyakit DBD di Kelurahan Tuah Karya. Angka Bebas Jentik (ABJ) didapatkan sebesar
40%, House Indeks (HI) = 60%, Container Indeks (CI) = 16,49%. Angka ini menunjukkan RW 08 Kelurahan Tuah Karya merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi dalam penularan penyakit demam berdarah dengue.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Novia Gesriantuti, Universitas Muhammadiyah Riau

Fakultas MIPA dan Kesehatan

Yeeri Badrun, Universitas Muhammadiyah Riau

Fakultas MIPA dan Kesehatan

Nurul Fadillah, Universitas Muhammadiyah Riau

Fakultas MIPA dan Kesehatan

Published
2017-09-30
Abstract views: 15 , PDF downloads: 7