Peran Media Sosial, Orang Tua, Dan Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.37859/jeits.v7i2.6497
Abstract
Pendidikan karakter adalah proses pelaksanaan prinsip moral dan agama pada siswa melalui pendidikan. Nilai dan norma tersebut dapat diterapkan termasuk kepada lingkungan pribadi, anggota famili, sahabat, guru, serta Allah. Di era digital, terdapat pengaruh baik dan buruk. Sebagai orang tua, pengajar, dan orang dewasa harus membantu serta membimbing kanak-kanak kita dalam menjalani hidup mereka melalui cara yang benar serta dapat berguna untuk mereka pribadi. Selaku angkatan yang akan menilai masyarakat, siswa wajib mempunyai kepribadian elok. Serta aturan-aturan yang dilaksanakan oleh murid di sekolah bisa dilaksanakan serta diterapkan dalam kegiatan sehari-hari mereka. Tidak mudah bagi guru untuk mengajarkan pendidikan karakter kepada siswa mereka. Selain itu, ada masalah dengan teknologi baru seperti media sosial yang dapat berpengaruh pada cara siswa berperilaku, jadi demi meningkatkan perilaku siswa yang terkena pengaruh media sosial saat ini, diperlukan pendekatan yang sesuai untuk mengatasi nilai edukasi yang krisis, begitu penting peran pengajar dalam mengembangkan kepribadian anak.
Downloads
References
[2] A. Mualif, F. Tarbiyah, D. Keguruan, U. Islam, and K. Singingi, “Pendidikan Karakter Dalam Khazanah Pendidikan,” Jedchem (Journal Educ. Chem., vol. 4, no. 1, pp. 29–37, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JEDCHEM/article/view/1889
[3] N. D. Tsoraya, I. A. Khasanah, M. Asbari, and A. Purwanto, “Pentingnya Pendidikan Karakter Terhadap Moralitas Pelajar di Lingkungan Masyarakat Era Digital,” Literaksi J. Manaj. Pendidik., vol. 1, no. 01, pp. 7–12, 2023.
[4] D. I. Sdn, S. Wetan, and I. V Surabaya, “Article History Received: 17 August 2023 Approved: 29 August 2023,” vol. 4, no. 3, pp. 781–792, 2023.
[5] H. H. Sukma, “Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar Di Era Digital Dini,” Pros. Semin. Nas. Dies Natalis 41 Utp Surakarta, vol. 1, no. 01, pp. 85–92, 2021, doi: 10.36728/semnasutp.v1i01.13.
[6] Rizky Asrul Ananda, Mufidatul Inas, and Agung Setyawan, “Pentingnya Pendidikan Karakter pada anak Sekolah Dasar di Era Digital,” J. Pendidikan, Bhs. dan Budaya, vol. 1, no. 1, pp. 83–88, 2022, doi: 10.55606/jpbb.v1i1.836.
[7] N. Khairuni, “DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SOSIAL MEDIA TERHADAP PENDIDIKAN AKHLAK ANAK (Studi Kasus di SMP Negeri 2 Kelas VIII Banda Aceh),” J. EDUKASI J. Bimbing. Konseling, vol. 2, no. 1, p. 91, Aug. 2016, doi: 10.22373/je.v2i1.693.
[8] F. Fensi, “Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Karakter Siswa Sma & Smk Bhinneka Tunggal Ika, Jakarta,” J. Pengabdi. dan Kewirausahaan, vol. 4, no. 2, pp. 82–88, 2020, doi: 10.30813/jpk.v4i2.2325.
[9] A. W. Miftah Nurul Annisa, “Miftah Nurul Annisa, A. W. (2020). Pentingnya Pendidikan Karakter pada Anak Sekolah Dasar di Zaman Serba Digital. Jurnal Pendidikan Dan Sains, 2(1), 35–48. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/bintangPentingnya Pendidikan Karakter pada Anak Sekolah Das,” J. Pendidik. dan Sains, vol. 2, no. 1, pp. 35–48, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/bintang
[10] F. Haluti, N. Ali, J. Jumahir, S. K. Saleh, and N. Wahyuni, “Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Era Modernisasi,” J. Pendidik. Glas., vol. 7, no. 1, p. 211, 2023, doi: 10.32529/glasser.v7i1.2467.






