PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI VOLUME BANGUN RUANG MENGGUNAKAN PERAGA BENDA KONKRET PADA SISWA KELAS VI SDN 024 TARAI BANGUN

  • Evi Yenti SD Negeri 24 Tarai Bangun
Keywords: Pemahaman Konsep, Volume Bangun Ruang, Penelitian Tindakan Kelas, Media peraga Benda kokret

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media peraga benda konkret dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika materi volume bangun ruang bagi siswa kelas VI SDN 024 Tarai Bangun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis and MC Taggart dengan melakukan 3 siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes tertulis yang dilakukan setiap akhir siklus.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada konsep matematika materi volume bangun ruang setelah penggunaan media benda konkret. Hal ini ditunjukkan dari beberapa indikator seperti peningkatan proses pembelajaran, aktifitas siswa, dan hasil belajar siswa dari siklus ke siklus berikutnya. Ada peningkatan dalam proses pembelajaran dari kategori baik senilai 2,4 atau sekitar 60% pada siklus I meningkat menjadi sangat baik senilai 3,3 atau sekitar 82,5% pada siklus III. Ada peningkatan respon siswa dalam aktifitas pembelajaran, dari kategori cukup aktif senilai 2,4 atau sekitar 60% pada siklus I meningkat menjadi aktif senilai 3,6 atau sekitar 90% pada siklus III. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa, dimana pada siklus I terdapat satu orang siswa mendapatkan nilai dibawah KKM (71) dengan capaian KKM secara umum senilai 88,28%, meningkat pada siklus selanjutnya semua siswa melampaui KKM (71) dengan capaian KKM 91,28% pada siklus III. Pemahaman siswa pada siklus I berkategori kurang paham senilai 2,0 atau sekitar 50% meningkat pada siklus III berkategori cukup paham senilai 2,85 atau sekitar 71,42%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Depdiknas, 2003. Undang-undang No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas
__________, 2006b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006 tentang Standar isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas
Ernawati. 2003. Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SMU Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. PTK Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI (tidak dipublikasikan).
Hamdu, Ghullam, Lisa Agustina, PENGARUH MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PESTASI BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus terhadap Siswa Kelas IV SDN Tarumanagara Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya), Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 12 No. 1 April 2011 http://jurnal.upi.edu/file/8-Ghullam_Hamdu.pdf
Ina V.S. Mullis, Michael O. Martin, Pierre Foy, and Alka Arora, 2011, TIMSS 2011 International Results in Mathematics. Amerika: TIMSS AND PIRLS International study Center, Linch School of education, Boston College. http://timss.bc.edu/timss2011/downloads/T11_IR_M_FrontMatter.pdf
Khozanatu Rohma, Siti. 2014. Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Melalui Pembelajaran Inkuiri Model Alberta. http://repository.upi.edu/6520/4/S_MTK_0900722_Chapter1.pdf
Media Hardja, http://mediaharja.blogspot.com/2011/11/pemahaman-konsep.html, di akses tanggal 30 mei 2020
Mulyasa, E. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja RosdaKarya
___________. 2005. Menjadi Guru Propesional. Remaja Rosdakarya. Bandung
Murizal, Angga, dkk.2012. PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING. Jurnal Pendidikan Matematika hal. 19-23. Vol. 1 No. 1. journal.unp.ac.id/students/index.php/pmat/article/download/.../830

Prilly ayu saraswati.2013. PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KOMUNIKASI MATEMATIS [online]. Tersedia: http://www.slideshare.net/preallya/instrumen-tes-kemampuan-pemahaman- konsep-dan-komunikasi-matematis
Purwanto, M. Ngalim. 1994. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Rosdakarya.
Ruseffendi, E.T.. 2006. Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Shadiq, Fadjar, M. App. Sc.2007. Apa dan Mengapa Matematika Begitu Penting. Yogyakarta: PPPPTK.
Suherman, Herman. 2020. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA. Universitas Pendidikan Indonesia
Sumardyono, S.Pd.,2004. Karakteristik Matematika dan Implikasinya dalam Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Dikdasmen. PPGM
Susilowati,2010. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Luas Permukaan Bangun Ruang Melalui Media Bangun Ruang Pada Siswa Kelas V SDN 03 KENDALDOYONG TAHUN 2010. PTK Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP UNS Surakarta.
Virlianti, Y. 2002. Analisis Pemahaman Konsep Siswa dalam Memecahkan Masalah kontekstual pada Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Realistik. PTK Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UPI (tidak dipublikasikan).
Yudhistira, H. Dadang, Dr. M. Pd. 2013, Menulis Penelitian Tindakan Kelas yang Apik (Asli Perlu Ilmiah dan Konsisten). Jakarta: Grasindo
Published
2021-08-31
Abstract views: 4 ,