ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMAN KELAS X DI KOTA SOLOK PADA KONTEN BIOLOGI

  • Gustia - Angraini Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Kata kunci: Berpikir tingkat tinggi; Literasi Sains; konten Biologi

Abstract

Abstrak Tujuan pembelajaran idealnya adalah memandu siswa untuk dapat beradaptasi di dunia nyata, menjadi pemikir kritis dan kreatif, pemecah masalah, dan pengambil keputusan. Salah satu keterampilan berpikir adalah berpikir tingkat tinggi (higher order thinking). Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan suatu kemampuan berpikir yang membutuhkan kemampuan lain yang lebih tinggi, seperti kemampuan analisis, evaluasi, dan mencipta. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kemempuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA kelas X di kota Solok yang diukur dengan soal-soal PISA 2006 yang difokuskan pada konten biologi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X di dua sekolah di kota Solok yaitu pada sekolah akreditasi A dan B. Sampel berjumlah 53 orang siswa yang diambil dengan menggunakan metode cluster random sampling. Dari penelitian didapatkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas X di kota Solok masih “kurang sekali”, karena persentase yang didapatkan adalah 32,08% (rendah sekali ≤54% ). Kata kunci: Berpikir tingkat tinggi; Literasi Sains; konten Biologi

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1]Brookhart, S.M. How to Assess Higher Order Thinking Skill in Your Classroom. Alexandria, Virginia: ASCD. 2010.

[2]Casner-Lotto, J., & Barrington, L. Are They Really Ready To Work? Employers' Perspectives on the Basic Knowledge and Applied Skills of New Entrants to the 2lth Century U.S. Worksforce. 2006.

[3]Devi, P.K. Pengembangan Soal "Higher Order Thinking Skill" Dalam Pembelajaran IPA SMP/MTs. 2011.

[4]Elfian, Z. (2013). Wawako Lepas Siswa Ikuti Lomba Tingkat Nasional. Antara Sumbar, 21 September 2013.

[5]Fraenkel, J.R., Wallen, N.E., & Hyun, H.H. How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill. 2012.

[6]King, F.J., Goodson, L., & Rohani, F. Higher Order Thinking Skill: Definition, Teaching Strategies, Assessment. 2012.

[7]Lazear, D. Higher-Order Thinking the Multiple Intelligences Way. Chicago: Zephyr Press. 2004.

[8]Marzano, R. J., et al. Dimensions of Thinking: A Framework for Curriculum and Instruction. Alexandria, Virginia: Association for Supervision and Curriculum Development. 1988.

[9]Nuh, M. (2013). Kurikulum 2013 Disesuaikan dengan Tuntutan Perbandingan Internasional.

[10]OECD. Take the Test. Sampel Questions from OECD’s PISA Assessments. 2007.

[11]Purwanto, M.N. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: T. Remaja Rosdakarnya. 2009.

[12]Rofiah, E., Aminah, N.S., & Ekawati, E.Y. Penyusunan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika. 2013; vol 1(2), hlm. 17-22.

[13]Sudiatmika, A A.I.R. Pengembangan Alat Ukur Tes Literasi Sains Siswa SMP dala Konteks Budaya Bali. Disertasi. Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia. 2010.

[14]Thomson, S. & De Bortoli, L. Exploring Scientific Literacy: How Australia Measures Up The PISA 2006. Survey of Student's Scientific, Reading and Mathematical Literacy Skills. Camberwell, Vic.: ACER Press. 2008.

[15]Yusuf, S. Literasi Siswa Indonesia Loporan PISA 2003. 2003.
Published
2019-03-05
Abstract views: 298 , PDF downloads: 1195