ANALISIS FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN STUNTING DI PROVINSI RIAU

  • Juli Widiyanto Prodi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Riau
  • Yeni Yarnita Prodi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Riau
  • Pratiwi Gasril Prodi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Stunting; Balita

Abstract

Kasus stunting pada anak balita masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dibeberapa negara. Angka stunting di Indonesia tahun 2019 27.7 %. Stunting atau gagal tumbuh adalah suatu kondisi yang menggambarkan status gizi kurang yang memiliki sifat kronis pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak sejak awal masa kehidupan yang dipresentasikan dengan nilai ukur tinggi badan anak lebih pendek dari usia. Tinggi badan sangat berkaitan dengan produktivitas dan tinggi badan akhir ditentukan oleh gizi mulai dari konsepsi hingga umur dua tahun. Kurangnya tinggi badan saat dewasa adalah akibat dari stunting masa kecil yang berhubungan dengan hilangnya produktivitas sebesar 1.4%. Stunting juga menurunkan intelligence quotient (IQ)/tingkat kecerdasaan seseorang dari 5—11 poin. Stunting yang terjadi pada usia terlalu dini cenderung membuat kondisi stunting lebih parah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran prevalensi stunting dan menganalisis Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Provinsi Riau. Desain penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi pada peneltian ini adalah selutuh data balita diprovinsi riau yang tertimbang tahun 2018 dengan jumlah sampel 2611. Hasil penenlitian terbukti : ada hubungan antara umur balita, umur ibu hamil, LILA ibu Hamil, Imunisasi dasar, tingkat pendidikan dan pemberian tablet tambah darah dengan kejadian stunting pada balita hal tersebut dibuktikan dengan nilai p-value < 0,05 yaitu secara berurut 0,002, 0,020, 0,023, 0,032,039, 0,045 sedangkan , Kebersihan lingkungan, BBLR, Kebiasaan Merokok Dalam rumah, dan infeksi diare tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Simpulan : factor umur balita, umur ibu hamil, LILA ibu Hamil, Imunisasi dasar, tingkat pendidikan dan pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil berhubungan erat dengan kejadian stunting

Downloads

Download data is not yet available.

References

BAPPENAS, UNICEF. Laporan Baseline SDG tentang Anak-Anak di Indonesia. Kementeri Perenc Pembang Nas dan United Nations Child Fund. Published online 2017:1-105. https://www.unicef.org/indonesia/id/SDG_Baseline_report.pdf
2. UNICEF. Levels and Trends in Child Malnutrition: Joint Child Malnutrition Estimates.; 2018.
3. Ministry of Health Indonesia. Hasil Utama Laporan Riskesdas 2018 [Main Report of Indonesia Basic Health Research 2018]. Natl Inst Heal Reseach Dev Jakarta. Published online 2018. doi:1 Desember 2013
5. Djauhari T. Gizi Dan 1000 Hpk. Saintika Med. 2017;13(2):125. doi:10.22219/sm.v13i2.5554
6. Kusumawati E, Rahardjo S, Sari HP. Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting pada Anak Bawah Tiga Tahun. Kesmas Natl Public Heal J. 2015;9(3):249. doi:10.21109/kesmas.v9i3.572
7. Paudel R, Pradhan B, Wagle RR, Pahari DP, Onta SR. Risk factors for stunting among children: A community based case control study in Nepal. Kathmandu Univ Med J. 2012;10(39):18-24. doi:10.3126/kumj.v10i3.8012
8. Prasetyanti DK, Fitriasnani ME. The Influence of Calendar of Health As A Prevention of Stunting In Pre-Marriage Couples. Str J Ilm Kesehat. 2020;9(2):1300-1308. doi:10.30994/sjik.v9i2.466
9. Kang Y, Aguayo VM, Campbell RK, et al. Nutritional status and risk factors for stunting in preschool children in Bhutan. Matern Child Nutr. 2018;14(May):1-16. doi:10.1111/mcn.12653
11. KementerianKesehatan. INFODATIN Pusat Data dan Informasi kementrian Kesehatan RI Situasi Balita Pendek. Published online 2016.
12. Astarani K, Idris DNT, Oktavia AR. Prevention of Stunting Through Health Education in Parents of Pre-School Children. Str J Ilm Kesehat. 2020;9(1):70-77. doi:10.30994/sjik.v9i1.270
13. Setyawati VAV. Kajian Stunting Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin Di Kota Semarang. 7th Univ Res Colloqium 2018. Published online 2018:834-838.
14. Koutsouleris N, Kambeitz-Ilankovic L, Ruhrmann S, et al. Prediction Models of Functional Outcomes for Individuals in the Clinical High-Risk State for Psychosis or with Recent-Onset Depression: A Multimodal, Multisite Machine Learning Analysis. JAMA Psychiatry. 2018;75(11):1156-1172. doi:10.1001/jamapsychiatry.2018.2165
15. Hanum F, Khomsan A, Heryanto Y. Hubungan Asupan Gizi dan Tinggi Badan Ibu. J Gizi Dan Pangan. 2014;9(1):1-6.
16. TNPPK. 100 Kabupaten/Kota Pengembangan Kesehatan. Jakarta : 23-37.; 2017.
17. Rahayu A, Fahrini Y, Octaviana PA, Fauzie R. penyebab stunting baduta 882-1912-1-PB. J Kesehat Masy Nas. 2015;10(2):67-73.
18. Handayani R. Factors related to nutritional status in children under five. J Endur. 2017;2(2):217-224.
19. El Taguri A, Betilmal I, Mahmud SM, et al. Risk factors for stunting among under-fives in Libya. Public Health Nutr. 2009;12(8):1141-1149. doi:10.1017/S1368980008003716
20. Candra A, Puruhita N. Risk Factors of Stunting Among 1-2 Years Old Children in Semarang City. Media Med Indones. 2011;45(3):206-212.
21. Widyasari R, Putri CA. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif, Penyakit Infeksi Dan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. J Healthc Technol Med. 2018;4(2):437. doi:10.33143/jhtm.v4i2.1002
23. Suryana S, Fitri Y. Pengaruh Riwayat Pemberian Asi Dan Mp-ASI Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak (Usia 12-24 Bulan) Di Kota Banda Aceh. Sel J Penelit Kesehat. 2019;6(1):25-34. doi:10.22435/sel.v6i1.1723
24. Sarlis N, Ivanna CN. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita Di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2016. J Endur. 2018;3(1):146. doi:10.22216/jen.v3i1.2074
25. Diona E, Flora R. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Anak Umur 24-60 Bulan Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Umur. Published online 2020. https://repository.unsri.ac.id/30852/
26. Arief N. ASI Dan Tumbuh Kembang Bayi. MedPress; 2009.
27. Beal T, Tumilowicz A, Sutrisna A, Izwardy D, Neufeld LM. A review of child stunting determinants in Indonesia. Matern Child Nutr. 2018;14(4):1-10. doi:10.1111/mcn.12617
28. Melnyk BM, Feinstein NF, Alpert-Gillis L, et al. Reducing Premature Infants’ Length of Stay and Improving Parents’ Mental Health Outcomes With the Creating Opportunities for Parent Empowerment (COPE) Neonatal Intensive Care Unit Program: A Randomized, Controlled Trial. Pediatrics. 2006;118(5):e1414-e1427. doi:10.1542/peds.2005-2580
29. Mahardika S. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dan Tingkat Kehadiran Anak Balita Di Posyandu Dengan Status Gizi Anak Balita Di Desa Gedongan …. CoreAcUk. Published online 2016. https://core.ac.uk/download/pdf/148611563.pdf
30. Helmi R. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Margototo Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur. J Kesehat. 2013;IV(1):233-242.
31. Utami RA, Setiawan A, Fitriyani P. Identifying causal risk factors for stunting in children under five years of age in South Jakarta, Indonesia. Enferm Clin. 2019;29:606-611. doi:10.1016/j.enfcli.2019.04.093
32. Sartika RAD. Analisis Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Status Gizi Balita. J Kesehat Masy Nas. 2010;5(2):1-8. http://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/152
33. Clancy RM, Rediske J, Tang X, Frenkel S, Abramson SB. outside/in signalling in thh chondrocyte: Effect oh nitric oxide on fibronectin induced actin assembly and focal adhesion kinase-dependent tyrosine phosphor y lation. J Investig Med. 1996;44(3):184-192.
34. Lestari ND. Layout DES 2016. 2016;1(1):15-21.
35. Manggala AK, Wiswa K, Kenwa M, et al. Paediatrica Indonesiana. 2018;58(5):205-212.
36. Scheffler RM, Brown TT. Social capital, economics, and health: New evidence. Heal Econ Policy Law. 2008;3(4):321-331. doi:10.1017/S1744133108004593
37. Juwita S, Andayani H, Bakhtiar B, Sofia S, Anidar A. Hubungan Jumlah Pendapatan Keluarga dan Kelengkapan Imunisasi Dasar dengan Kejadian Stunting pada Balita di Kabupaten Pidie. J Kedokt Nanggroe Med. 2019;2(4):1-10.
38. Lestari ED, Hasanah F, Nugroho NA. Correlation between non-exclusive breastfeeding and low birth weight to stunting in children. Paediatr Indones. 2018;58(3):123-127. doi:10.14238/pi58.3.2018.123-7
39. UNICEF. Situasi Anak di Indonesia - Tren, Peluang, dan Tantangan dalam Memenuhi Hak-hak Anak. Unicef. Published online 2020:8-38. file:///C:/Users/USER/Documents/SKRIPSI KAK PUTRI/Situasi-Anak-di-Indonesia-2020.pdf
40. Ramli, Agho KE, Inder KJ, Bowe SJ, Jacobs J, Dibley MJ. Prevalence and risk factors for stunting and severe stunting among under-fives in North Maluku province of Indonesia. BMC Pediatr. 2009;9:64. doi:10.1186/1471-2431-9-64
41. Sastroasmoro. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Sagung Seto; 2011.
42. Notoatmojo. Metode Penelitian Kesehatan. Rineka cipta; 2013.
43. Durkin JT, Greeley AM. A Model of Religious Choice Under Uncertainty: On responding rationally to the nonrational. Ration Soc. 1991;3(2):178-196. doi:10.1177/1043463191003002003
44. Fitri L. Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. J Endur. 2018;3(1):131-137. http://ejournal.lldikti10.id/index.php/endurance/article/viewFile/1767/930
45. Alfarisi R, Nurmalasari Y, Nabilla S, et al. STATUS GIZI IBU HAMIL DAPAT MENYEBABKAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA. J Kebidanan. 2019;5(3):271-278.
46. Adel ET, Marie-Françoise R-C, Salaheddin M M, et al. Nutritional Status Of Under-Five Children In Libya; A National Population-Based Survey. Libyan J Med. 2008;3(1):13-19. doi:10.3402/ljm.v3i1.4745
47. Prendergast AJ, Humphrey JH. The stunting syndrome in developing countries. Paediatr Int Child Health. 2014;34(4):250-265. doi:10.1179/2046905514Y.0000000158
48. Muslimah AR. HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN LINGKAR LENGAN ATAS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS UMBULHARJO I KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2016. Published online 2017:1-10.
49. Dewi R, Evrianasari N, Yuviska IA. Kadar Hb , Lila Dan Berat Badan Ibu Saat Hamil Berisiko Terhadap. 2020;6(1):57-64.
50. Sinta Bramanti. gambaran status gizi ibu hamil berdasarkan Lingkar Lengan Atas di BPS Kusmawati Surabaya. Published online 2015.
51. Tri E, Subaktilah Y, Elisanti AD, Verma S dan. Hubungan Panjang Badan Lahir dan Riwayat Imunisasi Dasar dengan Kejadian Stunting Balita. J Kesehat. 2020;8(1):10-15.
52. Desi Paramita, Khoidar Amirus A. NALISIS FUNGSI MANAJEMEN IMUNISASI DI PUSKESMAS PADANG RATU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2012. J Dunia Kesmas Vol. 2013;2(April).
53. Azriful, Emmi Bujawati, Habibi, Syahratul Aeni Y. DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI KELURAHAN RANGAS KECAMATAN BANGGAE KABUPATEN MAJENE. J Heal Sci (Jurnal Ilmu Kesehatan). 2021;6(1):7-12. doi:10.24929/jik.v6i1.1347
54. Bentian, Mayulu N, Rattu AJM. Faktor Resiko Terjadinya Stunting pada Anak TK di Wilayah Kerja Puskesmas Siloam Tamako Kabupaten Sangihe Propinsi Sulawesi Utara. Jikmu. 2015;5(1):1-7. http://download.portalgaruda.org/
55. AL Rahmad AH, Miko A, Hadi A. Kajian Stunting Pada Anak Balita Ditinjau Dari Pemberian ASI Eksklusif , MP-ASI, Status Imunisasi Dan Karakteristik Keluarga Di Kota Banda Aceh. J Kesehat Ilm Nasuwakes Poltekkes Aceh. 2013;6(2):169-184.
56. Kartiningrum ED, Politeknik D, Majapahit K. HOSPITAL MAJAPAHIT Vol 7 No . 2 Nopember 2015 FAKTOR RISIKO KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI DESA HOSPITAL MAJAPAHIT. 2015;7(2):67-80.
57. Ninla Elmawati Falabiba, Anggaran W, Mayssara A. Abo Hassanin Supervised A, et al. GAMBARAN TINGGI BADAN IBU DAN BBL ( Berat Badan Lahir ) ANAK DENGAN KEJADIAN STUNTINGDI SD NEGERI 054901 SIDOMULYO STABAT KABUPATEN LANGKAT. Pap Knowl Towar a Media Hist Doc. 2014;5(2):40-51.
58. Jonathan W. GAMBARAN STATUS GIZI IBU HAMIL BERDASARKAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAGUBOTI KABUPATEN TOBA SAMOSIR PERIODE JULI - AGUSTUS 2017. Published online 2017.
59. Sa’diyah A, Agustina I. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Sikap Ibu Menyusui dalam Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia 0-6 Bulan. J Ners dan Kebidanan (Journal Ners Midwifery). 2014;1(2):108-112. doi:10.26699/jnk.v1i2.art.p108-112
60. Yuliani Soeracmad YS. Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Puskesmas Wonomulyo Kabupaten polewali Mandar Tahun 2019. J-KESMAS J Kesehat Masy. 2019;5(2):138. doi:10.35329/jkesmas.v5i2.519
61. Hidayat TS, Fuada N. Hubungan Sanitasi Lingkungan, Morbiditas dan Status Gizi Balita di Indonesia (Relationship Between Environmental Sanitation,. J Penelit Gizi dan Makanan. 2011;34(2):104-113.
62. Oktarina Z, Sudiarti T. Faktor Risiko Stunting Pada Balita (24—59 Bulan) Di Sumatera. J Gizi dan Pangan. 2014;8(3):177. doi:10.25182/jgp.2013.8.3.177-180
63. Alfadhila Khairil Sinatrya, Lailatul Muniroh. Hubungan Faktor Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) dengan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kotakulon, Kabupaten Bondowoso . Amerta Nutr. 2019;3(3):164-170. doi:10.2473/amnt.v3i3.2019.164-170
64. Desyanti C, Nindya TS. Hubungan Riwayat Penyakit Diare dan Praktik Higiene dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simolawang, Surabaya. Amerta Nutr. 2017;1(3):243. doi:10.20473/amnt.v1i3.6251
65. Sholikah A, Rustiana ER, Yuniastuti A. Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Pedesaan dan Perkotaan. Public Heal Perspect J. 2017;2(1):9-18.
66. Nasikhah R. FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24 – 36 BULAN DI KECAMATAN SEMARANG TIMUR. Published online 2012:1-27.
67. McCormick BJJ, Lang DR. Diarrheal disease and enteric infections in lmic communities: How big is the problem. Trop Dis Travel Med Vaccines. 2015;2(1):1-7. doi:10.1186/s40794-016-0028-7
68. Senarath U SS. Prevalence of Stunting among Children Aged 6 to 36 Months, in the Eastern Province of Sri Lanka. J Nutr Disord Ther. 2015;05(01):1-6. doi:10.4172/2161-0509.1000154
69. Rohmani A. PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN DI KELURAHAN LAMPER TENGAH KECAMATAN SEMARANG SELATAN, KOTA SEMARANG. In: Analisis Standar Pelayanan Minimal Pada Instalasi Rawat Jalan Di RSUD Kota Semarang. Vol 3. ; 2015:103-111.
70. Abdillah B. HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK DAN KEJADIAN ISPA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA. Published online 2010.
71. Kyu HH, Georgiades K, Boyle M. Maternal smoking, biofuel smoke exposure and child height-for-age in seven developing countries. Int J Epidemiol. 2009;38(5):1342-1350. doi:10.1093/ije/dyp253
72. A.hawamdeh, F.A. Kasasbeh MAA. effects of Passive smoking on childre’s health: areview. Easterm Mediteranian Heal J. 2003;9(3).
73. Schmidt MK, Muslimatun S, West CE, Schultink W, Gross R. Nutritional status and linear growth of Indonesian infants in West Java are determined more by prenatal environment than by postnatal factors. J Nutr. 2002;132(8):2202-2207. doi:10.1093/jn/132.8.2202
74. Humphrey JH, Mbuya MNN, Ntozini R, et al. Independent and combined effects of improved water, sanitation, and hygiene, and improved complementary feeding, on child stunting and anaemia in rural Zimbabwe: a cluster-randomised trial. Lancet Glob Heal. 2019;7(1):e132-e147. doi:10.1016/S2214-109X(18)30374-7
75. O’Neill J, Tabish H, Welch V, et al. Applying an equity lens to interventions: Using PROGRESS ensures consideration of socially stratifying factors to illuminate inequities in health. J Clin Epidemiol. 2014;67(1):56-64. doi:10.1016/j.jclinepi.2013.08.005
76. Yustiana K. PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK. Anal Standar Pelayanan Minimal Pada Instal Rawat Jalan di RSUD Kota Semarang. 2015;3.
77. Astuti, Sarbini, Rakhma & Gizi R& G. Hubungan Karakteristik Ibu dan Pola Asuh Gizi dengan Kejadian Balita Stunted di Desa Hargorejo Kulon Progo DIY (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Published online 2016.
78. Sukmawati, Hendrayati, Chaerunnimah N. Status Gizi Ibu Saat Hamil, Berat Badan Lahir Bayi Dengan Stunting Pada Balita. Media Gizi Pangan. 2018;25.
79. Fajrina N, Syaifudin. Hubungan Faktor Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul. Fak Ilmu Kesehat Univ ’Aisyiyah Yogyakarta. Published online 2016:10.
80. Dewa Nyoman Supariasa HP. Faktor-faktor yang empengaruhi kejadian stunting pada balita di kabupaten malang. Karta Rahardja. 2019;1(2):15-30.
81. Anindita P. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU, PENDAPATAN KELUARGA, KECUKUPAN PROTEIN & ZINC DENGAN STUNTING (PENDEK) PADA BALITA USIA 6 – 35 BULAN DI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Putri. J Kesehat Masy. 2012;1(2):1-10.
82. Ni’mah, Khoirun & Nadhiroh SR (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting Pada Balita. Media Gizi Indones. 2010;1(1):13-19.
83. Astuti S, Megawati G, CMS S. GERAKAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG. 2018;7(3):185-188.
84. Karjono M, Erna L. ANEMIA DAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA STUNTING DI WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS SENARU KABUPATEN LOMBOK UTARA. 2021;8(1):76-79.
85. Nur Hadibah Hanum. Hubungan Tinggi Badan Ibu dan Riwayat Pemberian MP-ASI dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan. Amerta Nutr. 2019;3(2):78-84. doi:10.2473/amnt.v3i2.2019.78-84
86. Hien NN, Kam S. Nutritional status and the characteristics related to malnutrition in children under five years of age in Nghean, Vietnam. J Prev Med Public Heal. 2008;41(4):232-240. doi:10.3961/jpmph.2008.41.4.232
87. Welasasih, B.D. and Wirjatmadi, R.B. Beberapa faktor yang berhubungan dengan status gizi balita stunting. Indones J Public Heal. 2012;8(3):99-104.
88. Weisz A, Meuli G, Thakwalakwa C, Trehan I, Maleta K, Manary M. The duration of diarrhea and fever is associated with growth faltering in rural Malawian children aged 6-18 months. Nutr J. 2011;10(1):2-5. doi:10.1186/1475-2891-10-25
89. Torlesse H, Cronin AA, Sebayang SK, Nandy R. Determinants of stunting in Indonesian children: Evidence from a cross-sectional survey indicate a prominent role for the water, sanitation and hygiene sector in stunting reduction. BMC Public Health. 2016;16(1):1-11. doi:10.1186/s12889-016-3339-8
90. Istiono W, Suryadi H, Haris M, et al. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Balita. J Ilmu Kesehat Masy. 2009;25(3):150-155. doi:10.22146/bkm.3562
91. Rosha BC, Sisca D, Putri K, Yunita I, Putri S. DETERMINAN STATUS GIZI PENDEK ANAK BALITA DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH ( BBLR ) DI INDONESIA ( ANALISIS DATA RISKESDAS 2007-2010 ) Determinants of Stunting in Under Five Children with Low Birth Weight History in Indonesia ( Riskesdas Data Analy. J Ekol Kesehat. 2013;12(2002):195-205.
92. Sri Widi Astuti, Septo Pawelas Arso EYF. ANALISIS PROSES PERENCANAAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD DR. R. SOETIJONO BLORA. J Kesehat Masy. 2017;5(61).
93. Imam A, Hassan-Hanga F, Sallahdeen A, Farouk ZL. A cross-sectional study of prevalence and risk factors for stunting among under-fives attending acute malnutrition treatment programmes in north-western Nigeria: Should these programmes be adapted to also manage stunting? Int Health. Published online 2020:1-10. doi:10.1093/inthealth/ihaa043
Published
2022-06-30
How to Cite
Widiyanto, J., Yarnita, Y., & Gasril, P. (2022). ANALISIS FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN STUNTING DI PROVINSI RIAU. Jurnal Kesehatan "As-Shiha&quot;, 2(1), 70-78. Retrieved from https://ejurnal.umri.ac.id/index.php/JKU/article/view/4089
Abstract views: 8 , PDF downloads: 12