Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Keaktifan Kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki
Abstract
Lansia adalah kelompok yang mengalami perubahan akibat proses penuaan. Perubahan tersebut menimbulkan permasalahan yang dapat mempengaruhi kesehatan lansia, seperti permasalahan fisiologis dan psikologis. Posyandu Lansia bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan lansia dan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat. Kegiatan Posyandu Lansia adalah perilaku atau aktivitas yang dapat dilihat secara teratur, termasuk partisipasi peserta dalam kegiatan Posyandu.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki. Metode : Jenis penelitian ini adalah Correlational Study yang dilaksanakan di Puskesmas Payung Sekaki. Penelitian ini melibatkan 40 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil Hubungan tingkat pengetahuan dengan keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru menunjukkan nilai signifikansi 0,482 (P > 0,05). Dengan demikian, H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Kesimpulan :Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Untuk meningkatkan keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan Posyandu, diperlukan pengetahuan yang baik, dukungan keluarga, serta motivasi dari lansia itu sendiri
Downloads
References
Afriansyah, A., & Santoso, M. B. (2019). Pelayanan Panti Werdha Terhadap Adaptasi Lansia. Responsive, 2(4), 190-198.
Ainiah, S. N., Afifuddin, A., & Hayat, H. (2021). Implementasi Program Posyandu Lanjut Usia (Lansia) Di Rw I Kelurahan Polowijen (Studi Kasus Pada Pos Pelayanan Terpadu Lansia Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang). Jurnal Inovasi Penelitian, 1(12), 2861-2868.
Aldriana, N., & Daulay, R. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Kunjungan Lansia Ke Posyandu Lansia Di Desa Rambah Tengah Utara Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Tahun 2015. Jurnal Martenity and Neonatal, 2(2), 91- 101.
Ariyanto, A., Fatmawati, T. Y., & Chandra, F. (2021). Pendidikan, Jarak Rumah dan Dukungan Keluarga terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 267-273.
Hidayati, R., Cumayunaro, A., & Tasri, Y. D. (2022). PKM Peningkatan Derajat Kesehatan Lansia Melalui Pendirian Posyansu Lansia di RW 02 Kelurahan Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 4515-4520.
Ikhsan, M., & Boy, E. (2020). Cardiovascular Changes Among Healthy Elderly.Magna Medika, 70-82.
Islam, M. H., & Handoko, Y. T. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Posyandu Lansia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional,4(4), 1i15-1128.
Islam, M. H., & Handoko, Y. T. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Posyandu Lansia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional,4(4), 1i15-1128.
Kiik, S. M., Sahar, J., & Permatasari, H. (2018). Peningkatan kualitas hidup lanjut usia (lansia) di kota depok dengan latihan keseimbangan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 109-116.
Kwureh, H. N. (2020). Determinant Of Health Prevention Of Dengue Hemorrhagic Fever. Journal Of Research In Public Health Sciences, 2(3), 113-121.
Kurniawati, K. D. (2022). Inklusivitas Bantuan Sosial Lanjut Usia di Negara Berpendapatan Menengah Atas: Studi pada Afrika Selatan, Brazil, China, dan Indonesia. Journal of Social Development Studies, 3(1), 41-55.
Malairu, S. R., & Pitoyo, J. (2020). Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Aktif Mengikuti Posyandu Lansia dengan yang Tidak Aktif Mengikuti Posyandu Lansia di Kelurahan. Professional Health Journal, 1(2), 65-72.
Nugraha, P. A., Irawan, E., & Tania, M. (2021). Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Lansia Menjelang Ajal Di Psrlu Ciparay Kabupaten Bandung. Jurnal Keperawatan BSI, 9(1), 105-114.
Prandika, M., Gunardi, S., & Yuliza, E. (2022). Religiusitas Dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan Lansia di Masa Pandemi Covid-19. Journal of Nursing Education and Practice, 1(4), 125-129.
Putri, Mindianata. "Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap niat keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu Lansia." Jurnal Promkes 6.2 (2018): 213-225.
Suharjo, Riandhikatama Bagus. Upaya Dinas Sosial Kota Kendari Melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (Lks) Lanjut Usia Dalam Pengembangan Lansia Pada Program Posyandu Lansia (Studi Kasus Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Al'Azis Kota Kendari). Diss.Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2022.
Sutikno, E. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Kesehatan Mental Pada Lansia: Studi Cross-Sectional Pada Kelompok Jantung Sehat Surya Group Kediri. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, 2(1), 1-8.
Tobe, W., Regaletha, T. A., & Dodo, D. O. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Lansia ke Posyandu di Kelurahan Manulai II Kecamatan Alak Kota Kupang Tahun 2022. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 177-184.
Tuwu, D., & Tarifu, L. (2023). Implementasi Program Posyandu Lansia Untuk Menjaga Kesehatan Lanjut Usia. Journal Publicuho, 6(1), 20-29.
Fridolin, A., Huda, S., & Suryoputro, A. (2021). Determinan perilaku terhadap keaktifan kunjungan lansia ke posyandu lansia: literatur review. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 12(2), 263-269.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 As-Shiha: Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


