Persepsi Konsumsi Beras Merah dalam Menurunkan Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Payung Sekaki

Authors

  • Isnaniar Prodi Keperawatan, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau
  • Wiwik Norlita Prodi Keperawatan, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau
  • Rahmi Amini Prodi Farmasi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau
  • Nailul Husna Prodi Keperawatan, Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Persepsi, Konsumsi Beras Merah, Diabetes Melitus

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah (gula darah) melebihi normal yaitu kadar gula darah sewaktu sama atau lebih dari 200 mg/dl, dan kadar gula darah puasa di atas atau sama dengan 126 mg/dl (Misnadiarly, 2013. DM dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Gambaran persepsi penggunaan konsumsi beras merah untuk menurunkan glukosa darah pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Payung Sekaki. Jenis penelitian adalah Correlational study Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Payung Sekaki dari 48 responden Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Persepsi penggunaan konsumsi beras merah pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Payung Sekaki dari 48 responden sebagian besar persepsi positif 25 responden (52,1% dan Persepsi Negatif 23 responden (47,9%). Mayoritas responden pernah Konsumsi Beras Merah 33 responden (66,8%) dan tidak pernah konsumsi beras merah 15 responden (31,3%), Kesimpulan penelitian ini mayoritas responden Konsumsi Beras Merah dan sebagian besar responden memiliki Persepsi yang positif dalam Penggunaan Konsumsi Beras merah untuk menurunkan glukosa darah.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Isnaniar, Prodi Keperawatan, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Nursing work experience; as an executing nurse in the practice of sex dermatologist from 2003 s.d 2006, as a nurse practitioner in general practitioner from 2004 s.d at this time, then is a homecare nurse from 2016 until today. permanent job as a permanent lecturer of study program D. III Nursing University of Muhammadiyah Riau since 2004 until now.

References

Association, A. D. 2018. Klasifikasi http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1352/4/Chapter2.pdf Januari 2022). diabetes (diakses melitus. 27 Astuti, N. F. 2020. 5 cara memasak beras merah agar pulen dan enak di lidah. merdeka.com. ( diakses 24 Januari 2022).

Budiman, R. A. 2013. faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan. Jakarta: Salemba Medika. (diakses pada 13 Januari 2022). Com, Merdeka. 2020. 5 Cara Memasak Beras Merah Agar Pulen dan Enak di Lidah. https://today.line.me/id/v2/article/PQYKM8 (diakses pada 25 Januari 2022).

Juliana Luwiharto, d. P. 2022. DIABETES MELITUS. PT. Prodia OHI International. (diakses pada 18 Januari 2022). infodatin. 2020. diabetes melitus. pusat data dan infotmasi kementrian kesehatan RI, 3. (diakses pada 17 Januari 2022).

InfoDATIN. 2020. DIABATES MELITUS. Pusat data dan informasi kementrian kesehatan RI: https://pusdatin.kemkes.go.id, 01-02. (diakses pada 10 Januari 2022).

InfoDATIN. 2018. Hari Diabetes Sedunia. Retrieved September 23, 2020, from Pusat dan informasi Kementrian Kesehatan RI: http://pusdatin.kemkes.go.id (diakses pada 16 Janiari 2022).

Iswandiari, Y. 2020. Ini alasannya kenapa nasi merah jauh lebih sehat dari nasi putih. https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/beras-merah-lebih-sehat nasi-putih/(diakses pada 18 Januari 2022).

Kelvin Halin, S. 2021. manfaat dan kandungan beras merah. https://jovee.id/manfaat-dan-kandungan-nutrisi-beras-merah/. (diakses 19 Januari 2022).

Kuszairi. 2017. efektifitas pemberian diet beras merah dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di puskesmas pademawu pamekasan. AkperPemkab pamekasan Madura, 101-103. (diakses pada 02 Desember 2021).

Laode Ardiansyah, N. 2021. pemeberian nasi beras merah (oriza nivara) dan nasi beras hitam (oriza sativa l. indica) terhadap perubahan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. jurnal keperawatan silampari, 4, 607. (diakses pada 02 Desember 2021)

M.Aritonang, R. 2019. Gambaran pengetahuan sikap dan tindakan terhadap penyakit diabetes melitus pada pasien rawat inap. Poltekkes medan. http://repo.poltekkes-medan.ac.id (diakses pada 18 Januari 2022).

Medika, I. 2021. Penyebab dan pencegahan diabetes . jl.semang raya, cilegon 42433,banten indonesia. (diakses pada 25 Januari 2022). Medika, I. 2021. Diabetes,Penyebab Dan Pencegahan. Jl. Semang raya, cilegon 42433, banten Idonesia. (diakses pada 25 Januari 2022).

Putri, N. 2019. Konsep Dasar Pengetahuan. Denpasar:kementrian kesehatan RI. (diakses pada 16 Januari 2022).

Purnama , B. 2016. Hubungan lama sakit, penegtahuan, motivasi pasien dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien diabetes melitus. Jurnal kesehatan. Tanjungkarang Poltekkes. (diakses pada 12 Mei 2022).

Listiyani, T. (2021). Efektivitas Beras Merah (Oryza Nivara) Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2: Literature Review. Naskah Publikasi.

Septianingrum, E., Liyanan, L., & Kusbiantoro, B. (2016). Review Indeks Glikemik Beras: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dan Keterkaitannya Terhadap Kesehatan Tubuh. Jurnal Kesehatan, 9(1), 1. https://doi.org/10.23917/jurkes.v9i1.3434

Nurfadilah, S., Danismaya, I., & Andriani, R. (2023). Pengaruh Konsumsi Beras Merah Terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Dm Tipe 2. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 4550-4561.

Rachmandani, R., & Hadiyanto, H. (2024). Pengaruh konsumsi beras merah terhadap perubahan kadar glukosa darah pada penderita dm tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Cibadak. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(01), 252-259.

Putri, D. S., Suratini, M. K., Kom, S. K., & Sugiyanto, M. K. (2022). Pengaruh pemberian beras merah terhadap tingkat glukosa darah pada penderita diabetes mellitus: Literature Review.

Budianto, Y., & Bastian, A. D. (2022). Penerapan Edukasi Konsumsi Beras Merah pada Pasien Diabetes Mellitus. Lentera Perawat, 3(2), 59–65. http://jurnal.stikesalmaarif.ac.id/index.php/lenteraperawat/article/view/176%0Ahttp://jurnal.stikesalmaarif.ac.id/index.php/lenteraperawat/article/view/176%0Ahttps://jurnal.stikesalmaarif.ac.id/index.php/lenteraperawat/article/download/176/174

Gyawali, P., Tamrakar, D., Shrestha, A., Shrestha, H., Karmacharya, S., Bhattarai, S.,Bhandari, N., Malik, V., Mattei, J., Spiegelman, D., & Shrestha, A. (2022). Consumer acceptance and preference for brown rice—A mixed-method qualitative study from Nepal. Food Science and Nutrition, 10(6), 1864–1874. https://doi.org/10.1002/fsn3.2803

Kasmawati, K. (2023). Hubungan Konsumsi Beras Merah Terhadap Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Minasa Upa Makassar. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Amsir, 01(Vol 1 No 2 (2023): Juni), 112–128.

Nuryani. (2013). Potensi Subtitusi Beras Putih Dengan Beras Merah. Media Gizi Masyarakat Indonesia, 3(3), 159–161.https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/issue/download/279/39

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Isnaniar, Wiwik Norlita, Rahmi Amini, & Nailul Husna. (2025). Persepsi Konsumsi Beras Merah dalam Menurunkan Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Payung Sekaki. As-Shiha: Jurnal Kesehatan, 5(2), 89–105. Retrieved from https://ejurnal.umri.ac.id/index.php/JKU/article/view/10451