Pemanfaatan Waktu Luang sebagai Strategi Pemberdayaan Perempuan Pasca Migran di Kota Pekanbaru
Abstract
Perempuan pasca migran kerap menghadapi tantangan adaptasi sosial dan ekonomi setelah kembali ke daerah asal, termasuk dalam pemanfaatan waktu luang yang belum dikelola secara produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan waktu luang sebagai strategi awal pemberdayaan perempuan pasca migran di Kota Pekanbaru melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pengabdian dilaksanakan selama empat bulan dengan melibatkan 20 perempuan pasca migran melalui lima tahapan PAR, yaitu to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan pemaknaan waktu luang dari aktivitas pasif menjadi ruang belajar dan aktivitas bermakna, penguatan agensi perempuan dalam mengelola waktu dan aktivitas sehari-hari, serta integrasi awal aktivitas produktif ke dalam rutinitas domestik. Selain itu, terbentuk pembelajaran kolektif yang mendukung proses pemberdayaan secara bertahap. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan pasca migran tidak semata diukur dari luaran ekonomi, tetapi juga dari perubahan praktik sosial dan cara pandang terhadap kehidupan sehari-hari.











.jpg)