Pemanfaatan Pelepah Sawit Menjadi Briket Ramah Lingkungan di Desa Sialang Baru sebagai Energi Alternatif dan Peluang Ekonomi Masyarakat
Abstract
Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Sialang Baru adalah penumpukan limbah pelepah sawit yang selama ini hanya dibakar terbuka sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan belum dimanfaatkan secara produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan solusi melalui pemanfaatan pelepah sawit menjadi briket ramah lingkungan yang dapat berfungsi sebagai energi alternatif sekaligus membuka peluang usaha ekonomi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Participatory Action Research (PAR), melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis, serta pendampingan pemasaran. Kegiatan ini melibatkan 40 peserta yang terdiri dari pemuda, bapak-bapak, serta ibu rumah tangga, dengan evaluasi dilakukan melalui uji coba pembakaran serta observasi partisipasi aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi briket sebesar ±75%, dengan produk briket yang dihasilkan mampu menyala stabil selama ±45 menit, menghasilkan asap lebih sedikit, dan memiliki kadar air 10–15% sehingga layak disimpan. Selain itu, ±60% peserta menyatakan tertarik untuk melanjutkan produksi skala kecil sebagai usaha rumah tangga. Program ini berdampak positif tidak hanya dalam mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.











.jpg)