Pelatihan Laporan Keuangan Sederhana pada UMKM Kue Basah Desa Cikeas Bogor
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kue Basah milik Ibu Yeni yang berlokasi di Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Usaha ini menghadapi permasalahan utama terkait pencatatan keuangan yang selama ini belum dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Kondisi tersebut berdampak pada kesulitan pemilik usaha dalam memantau arus kas, mengevaluasi kinerja usaha secara menyeluruh, serta menjadi kendala ketika ingin mengakses sumber permodalan dari lembaga keuangan perbankan. Padahal, pencatatan keuangan yang baik sangat penting untuk menunjukkan keberhasilan usaha. Metode kegiatan yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif. Tahapannya dimulai dari observasi awal untuk memahami kondisi usaha, dilanjutkan dengan perancangan materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan, kemudian pelaksanaan pelatihan, hingga pendampingan dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan akuntansi sederhana, cara mencatat transaksi harian, penyusunan laporan arus kas, hingga pembuatan laporan laba rugi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam melakukan pencatatan transaksi secara teratur. Berdasarkan evaluasi hasil kuisoner dari hasil post test terdapat peningkatan sebesar 80% peserta pelatihan memahami penyusunan laporan keuangan sederhana, serta menyadari pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi Selain itu, kesiapan mitra dalam memenuhi persyaratan administrasi untuk memperoleh akses pembiayaan juga semakin meningkat. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan akuntansi sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik usaha mampu memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan UMKM. Untuk keberlanjutan, ke depan diperlukan pendampingan lanjutan serta pengenalan teknologi digital agar sistem pencatatan keuangan menjadi lebih efisien, akurat, dan berkelanjutan.











.jpg)