Penerapan QRIS Untuk Efisiensi Transaksi: Program Pendampingan Dan Edukasi UMKM di Desa Langkai, Siak
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan edukasi kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Langkai, Kabupaten Siak, mengenai pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana pembayaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kunjungan langsung kepada 20 UMKM dengan pendekatan wawancara dan edukasi singkat mengenai manfaat serta mekanisme penggunaan QRIS. Dari 20 UMKM yang ditemui, hanya 3 UMKM yang bersedia menggunakan QRIS, sedangkan 17 UMKM lainnya menolak dengan berbagai alasan. Faktor penghambat yang dominan antara lain keterbatasan pemahaman teknologi, usia pelaku usaha yang relatif lanjut dan kurang melek digital, kekhawatiran terhadap aspek keamanan, rendahnya kepercayaan pada sistem non-tunai, serta preferensi terhadap pembayaran tunai. Adapun 3 UMKM yang bersedia menggunakan QRIS merasakan manfaat berupa efisiensi transaksi, kemudahan pencatatan keuangan, dan peningkatan citra usaha. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa literasi digital dan pendampingan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mendorong adopsi QRIS di kalangan UMKM pedesaan.
Downloads
Downloads
Published
Versions
- 2025-12-01 (2)
- 2025-12-01 (1)











.jpg)