Gangguan Pola Siklus Haid pada Pesenam di Kota Pekanbaru

  • Muhammad Muzakir Fahmi STIKes HANG TUAH PEKANBARU
  • Syamsul Bahri Riva’i Obstetri dan Ginekologi RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
  • Nurlisis STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Keywords: Menstrual Disorders, Gymnasts, Menstrual Cycle Patterns, Women

Abstract

The average menstrual cycle obtained in the average menstrual cycle survey results was 29.51 days. Some experienced menstrual cycles of more than 35 days (oligomenore) of 10.29% and menstrual cycles of less than 21 days (polimenore) of 1.5%. There are 26.47% with a duration of menstruation more than 8 days. Furthermore, in the turn of the pads with a mean of 2.99 times per day, replace the pads. But there are some excessive dressing changes (> 3 times), while guessing that you experience excessive menstruation with a percentage of 23.5%. There were 63% of women having menstrual disorders with the highest type of disorder 91.7% of other disorders related to menstruation, followed by menstrual disorders 25%, and menstrual cycle disorders 5%. With the average duration of menstruation obtained at 7.16 days which still includes the normal range of 2 to 8 days. Then research was conducted to find out the dominant factors associated with menstrual cycle pattern disorders. With the aim of analyzing the factors associated with menstrual cycle pattern disturbances in gymnasts in the city of Pekanbaru in 2018. This type of cross-sectional analytic study used a sample of 210 gymnasts in the city of Pekanbaru with inclusion and exclusion criteria. Statistical test uses Bivariate (chi square) and Simple Linear Multivaritic Regression. Variables that are significantly associated with p-value 0.20 is 2.7 times the disease history variable at risk of menstrual cycle pattern disorders.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Benaino, N. P. ., Ticoalu, S. H. ., & Wongkar, D. (2014). Pengaruh Zumba terhadap Kadar Gula Darah. E-Biomedik (eBM), 2, 452–458.

Ghani, L. (2009). Seluk beluk menopause. Media Peneliti Dan Pengembangan Kesehatan, XIX, 193–197.

Islami. (2016). Hubungan obesitas dengan siklus menstruasi pada wanita usia subur di desa kaliwungu desa kedungdowo kecamatan kaliwungu kabupaten kudus tahun 2016. RAKERNAS AIPKEMA, 194–197.

Kalangit, A. L. A. (2016). Produk Kesehatan dan Pembentukan Tubuh Perempuan Muda di Kota Manado. Holistik, (17), 1–21.

Kemdikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar, 2–5. Retrieved from psma.kemdikbud.go.id

Kurniawan, A. F., Trisetiyono, Y., & Pramono, D. (2016). Pengaruh Olahraga terhadap Keteraturan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Tahun 2016. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 298–306.

Manurung, M. F., Utami, S., & HD, S. R. (2015). Efektivitas Yoga terhadap Nyeri Dismenore pada Remaja. JOM, 2(2), 1258–1265.

Milanti, I., Fransiska, N., & Nugroho, H. (2017). Gambaran Faktor-Faktor yang Memperngaruhi Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakan, 5(1), 1–11.

Noor, S., & Norfitri, R. (2015). Perubahan Keluhan Gejala Prahaid dengan Senam Aerobic. Jurnal Ners, 10(1), 38–47.

Olivia, F. (2013). Mengatasi Gangguan Haid. Jakarta: PT. Gramedia.

Priani, Ik. F. (2016). Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Puteri di Prodi D-III Kebidanan Samarinda, 1(Ii), 106–114.

Putra, I. G. N. E., Pradnyani, P. E., Pragmaningtyas, M. S., Kusumadewi, N. M. C., & Widarini, N. P. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi umur menarche (menstruasi pertama) pada siswi sekolah dasar di Kota Denpasar. BIMKMI, 4(1), 31–38.

Putri, K. A. K., & Sudhana, H. (2013). Perbedaan tingkat stres pada ibu rumah tangga yang menggunakan dan tidak mengguanakan pembantu rumah tangga. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1), 94–105.

Raswin. (2014). Perbandingan perempuan dalam olahraga di Indonesia dengan negara Colombia. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 13(2), 38–44.

Sianipar, O., Bunawan, N. C., Almazini, P., Calista, N., Wulandari, P., Rovenska, N., … Suarthana, E. (2009). Prevalensi Gangguan Menstruasi dan Faktor-Faktor yang Berhubungan pada Siswi SMU di Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur. Maj Kedokt Indon, 59(7), 308–313.

Susanti, E. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Mandiangin Bukit Tinggi tahun 2014. Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, 6(2), 107–117.

Winarto, N., Djuwantono, T., Permadi, W., Madjid, T. H., Bayuaji, H., & Ritonga, M. A. (2007). Kupas Tuntas Kelainan Haid. (Mariyam, Ed.). Jakarta: CV. Agung Seto.

Yulianti, S. (2010). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kanker Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri ( UIN ) ALAUDDIN.

Zalmi, R. I., Harahap, H., & Desfita, S. (2017). Usia Menarche Berhubungan Dengan Status Gizi, Konsumsi Makanan Dan Aktivitas Fisik. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 153–161.

Published
2020-05-17
How to Cite
Muhammad Muzakir Fahmi, Syamsul Bahri Riva’i, & Nurlisis. (2020). Gangguan Pola Siklus Haid pada Pesenam di Kota Pekanbaru . Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 10(2), 147-157. https://doi.org/10.37859/jp.v10i2.1892
Section
Health Sciences
Abstract views: 70 , PDF downloads: 79

Most read articles by the same author(s)