Pengaruh Pengalaman Prakerin, Konsep Diri Dan Komitmen Siswa Terhadap Kesiapan Kerja Bidang Otomotif Sekolah Menengah Kejuruan Di Kediri

  • Mohammad Arifin Hilmi

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan merupakan merupakan salah satu bentukpendidikan yang memberi bekal kepada Siswa dengan berbagai kompetensi untuk mempersiapkan diri memasuki lapangan kerja atau untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pengalaman praktik kerja industri  suatu program latihan yang diselenggarakan  di lapangan  atau  di luar   sekolah,   dalam   rangkaian   kegiatan pembelajaran, sebagai bagian integral program latihan pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian.

Kesiapan kerja siswa SMK adalah suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh para siswa untuk dapat langsung bekerja setamat sekolah tanpa memerlukan masa penyesuaian diri yang memakan waktu dalam rangka penciptaan suatu produk atau penambahan nilai suatu sumber daya dengan hasil yang maksimal sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kemampuan tersebut meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan atau biasa disebut dengan kompetensi kerja.

Penelitian yang dilaksanakan ini merupakan jenis penelitian expost facto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh pengalaman prakerin dengan konsep diri, (2) pengaruh pengalaman prakerin dengan komitmen siswa, (3) pengaruh pengalaman prakerin dengan kesiapan kerja, (4) pengaruh konsep diri dengan komitmen siswa, (5) pengaruh konsep diri dengan kesiapan kerja, (6) pengaruh komitmen siswa dengan kesiapan kerja, (7) pengaruh pengalaman prakerin, konsep diri, komitmen siswa dengan kesiapan kerja populasi pada penelitian ini adalah siswa  teknik kendaraan ringan di Kediri yang berjumlah 90 siswa. Semua siswa dalam populasi menjadi responden pengambilan data. Pengumpulan data variabel pengalaman prakerin (X1), konsep diri (X2), komitmen siswa (X3), kesiapan kerja (Y), menggunakan lembar angket. Data penelitian dianalisis dengan analisis jalur.

Hasil penelitian: (1) terdapat pengaruh pengalaman prakerin dengan kesiapan kerja dengan presentase pengaruh terhadap kesiapan kerja 41,80 persen, (2) terdapat pengaruh konsep diri  dengan kesiapan kerja dengan presentase pengaruh konsep diri terhadap kesiapan kerja 47,65 persen. (3) terdapat pengaruh komitmen siswa dengan kesiapan kerja dengan presentase pengaruh komitmen siswa terhadap kesiapan kerja 10,55 persen. (4) variabel konsep diri merupakan variabel yang paling berpengaruh pada kesiapan kerja dengan presentase tertinggi yaitu 46,65 persen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Calhoun, J.F. dan Acocella J.R. 1995. Psikologi tentang penyesuaian dan hubungan kemanusiaan, edisi ke-3.Alih bahasa oleh R.S.Satmoko. Semarang: IKIP Semarang Press.
Daryanto. ( 2001). Keselamatan kerja bengkel otomotif. Jakarta: BumiAksara.
Depdikbud. (1999). Kurikulum sekolah menengah kejuruan : Garis besar program pendidikan dan pelatihan. Jakarta.
Dessler, G. (1997). Manajemen sumber daya manusia, Jilid 2 edisi 14. Terjemahan oleh Benyamin Molan. Jakarta: PT Prenhallindo.
Gempur, (2004). Manajemen keselamatan kerja.Jakarta: Prestasi Pustaka.
Hamalik, Oemar (2012). Psikologi belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensido
Hamalik,Oemar (2003). Perencanaan pengajaran berdasarkan pendekatan sistem. Bandung: Sinar Baru Algensido
Kurniawati,Nia Kania. (2014). Komunikasi antar pribadi, konsep dan teori dasar. Yogyakarta: Graha Ilmu
Nolker, H. (1983). Pendidikan Kejuruan Pengajaran, kurikulum, danperencanaan. Jakarta: Gramedia.
Nur, Juliansyah (2015). Metodologi penelitian. Jakarta: prenadamedia group.
Nuur, Wachid Abdul Majid. (2013) Pengaruh pengalaman praktik kerja industri dan Kompetensi TIK terhadap Kesiapan kerja kelas XII smkn 3 Yogyakarta Taahun 2012/2013.
Published
2020-06-02
Abstract views: 37 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 0 PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 29