APLIKASI POLIMER PADA SEDIAAN KRIM BODY SCRUB EKSTRAK ETANOL UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas (L.) Lam)

  • Minda Sari Lubis Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Nusantara AL Washliyah
  • - Ridwanto Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Nusantara AL Washliyah
  • Irma Novita Dewi Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Nusantara AL Washliyah

Abstract

Polimer adalah rantai berulang dari atom yang panjang, terbentuk dari pengikat yang berupa molekul identik yang disebut monomer. Polietilen adalah polimer yang terdiri dari rantai panjang monomer etilena (IUPAC: etena). Di industri polimer, polietilena ditulis dengan singkatan PE, perlakuan yang sama yang dilakukan oleh Polistirena (PS) dan Polipropilena (PP). Polyehthylen scrub yang merupakan scrub sintetik yang memiliki keunggulan lebih stabil dibandingkan scrub alami serta memiliki keunggulan dapat membersihkan kulit secara mekanik dengan menghilangkan sel-sel kulit mati. Ubi jalar ungu sangat banyak mengandung zat warna, terutama antosianin yang kandungannya berkisar antara 14,68–210 mg/100 mg. Antosianin ini merupakan antioksidan alami yang dapat mencegah penyakit kanker, jantung, tekanan darah tinggi, dan bahkan dapat menghaluskan kulit. Antosianin juga termasuk dalam senyawa flavonoid yang memiliki fungsi sebagai antioksidan alami yang dapat mengakhiri aksi dari radikal bebas yang merusak kulit. Sediaan krim body scrub yang merupakan produk kosmetik perawatan kulit yang mengandung bahan agak kasar atau biasa disebut kosmetik abrasive. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan polimer sebagai scrub pada sediaan krim body, untuk mengetahui mutu fisik sediaan krim body scrub ekstrak ubi jalar ungu, dengan penambahan polietilen scrub sebagai polimer dan untuk mengetahui aktivitas eksfoliator dari polietilen scrub dalam sediaan krim body scrub. Metode penelitian ini meliputi; pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan krim body scrub, evaluasi sediaan krim body scrub, pengujian sifat mutu fisik sediaan krim body scrub, uji stabilitas sediaan, uji iritasi terhadap sukarelawan dan pengujian aktivitas eksfoliator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan homogen, dengan pH 6,0, memiliki tingkat viskositas 20000-30000 cPs, tidak menimbulkan iritasi pada sukarelawan, pada hasil uji stabilitas terjadi perubahan warna karena sifat antosianin yang mudah teroksidasi (pengamatan pada minggu kedua). Konsentrasi krim body scrub yang memiliki aktivitas eksfoliator yang terbaik adalah konsentrasi pada formula 4 yakni 11%, dimana pada persen pemulihan peningkatan kadar air (moisture) diperoleh 17,8%, pada pengecilan ukuran pori (pore) diperoleh 43,3%, pada pengurangan banyak noda (spot) diperoleh 30,9%, pada pengurangan jumlah keriput (wrinkle) diperoleh 38,5%, dan pada peningkatan tingkat kehalusan kulit (evenness) diperoleh 29,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin besar konsentrasi ekstrak etanol ubi jalar ungu yang  diformulasikan dengan polietilen scrub dalam sediaan krim body scrub maka dapat memberikan daya aktivitas eksfoliator yang semakin baik.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-10-21
Abstract views: 197 , pdf (Bahasa Indonesia) downloads: 285