PERAN POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KELEKATAN ANAK DENGAN ORANG TUA TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMK NEGERI 1 KALASAN

  • Almannur Almannur Universitas Muhammadiyah Riau
Keywords: Pola Asuh Demokratis, Kelekatan Anak Dengan Orang Tua, Kenakalan Remaja

Abstract

Penelitian ini berjudul peran pola asuh demokratis dan kelekatan anak dengan orang tua terhadap kenakalan remaja. Penelitian yang dilakukan kepada peserta didik di SMK Negeri 1 Kalasan bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh demokratis dan kelekatan anak dengan orang tua terhadap kenakalan remaja. Jenis penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan teknik quota sampling dengan jumlah sampel 60 orang peserta didik SMK Negeri 1 Kalasan. Metode ini menggunakan teknik skala dengan menjabarkan aspek-aspek pada tiap variabel yaitu pada variabel pola asuh demokratis, variabel kelekatan anak dengan orang tua dan variabel kenakalan remaja dan mengunakan pengujian validitas dan reabilitas serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan variable kenakalan remaja dengan pola asuh demokratis F Hitung=1,555 dan Sig=0,117, dengan demikian ada hubungan yang linier antara variabel kenakalan remaja dengan pola asuh demokratis. Kemudian hasil analisis didapatkan hasil variable kenakalan remaja dengan kelekatan anak dengan orang tua F Hitung=0,639 dan Sig=0,886 dengan demikian ada hubungan yang linier antara variabel kenakalan remaja dengan kelekatan anak dengan orang tua. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan ada peran pola asuh demokratis dan kelekatan anak dengan orang tua terhadap kenakalan remaja di SMK Negeri 1 Kalasan yang sangat signifikan. Persentase sumbangan pengaruh pola asuh demokratis dan kelekatan anak dengan orang tua terhadap kenakalan remaja sebesar 51,2 %.

References

Azwar, S. 2012. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Sigma Alpha.
Baron, R.A., dan Byrne, D. 2005. Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.
Bowlby, J. 1980. Attachment and Loss. New York: Basic.
Choon, L.J., Hasbullah, M., Ahmad, S., & Ling, W.S. 2013. Parental Attachment, Peer Attachment, and Delinquency among Adolescents in Selangor, Malaysia. Journal of Asian Social Science, 9: 214-219.
Dewi, Y.D. 2009. Hubungan antara kelekatan terhadap orangtua dengan identitas diri pada remaja pria delinquent di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo. Skripsi. (Tidak diterbitkan). Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
El-Qussy, A.A. 2010. Ilmu Jiwa (Prinsip-prinsip dan Implementasinya Dalam Pendidikan). Jakarta: Bulan Bintang Press.
Ma’sum, M.A. 2015. Pendidikan Luar Sekolah (kajian optimalisasi fungsi keluarga sebagai bagian institusi pendidikan). Jurnal Tafaqquh, 03: 24-38.
McCartney, K. dan Dearing, E. 2002. Child Development. New York: Mc Milan Refference.
Priambodo.Y. 2016. Dari Korek, Rokok, Kartu Remi & Pukul Besi Ditemukan di Tas Siswa.Available Sumber: http://m.harian jogja.com/baca/. Akses 15 Oktober 2016.
Santrock, J.W. 2004. Life Span Development. Jakarta: Salemba Humanika
Sidabutar, M. 2016. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kenakalan Remaja di SMA Swasta Ar-Rahman Medan. Skripsi. (Tidak diterbitkan). Medan: Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.
Sofa, M. A. 2010. Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Kenakalan Remaja Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Kepohbaru. Skripsi. (Tidak diterbitkan). Malang: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Unayah, N., dan Sabarisman, M. 2015. Fenomena Kenakalan Remaja dan Kriminalitas. Jurnal Sosio Informa, 01: 1-20.
Willis. S.S. 2012. Remaja dan Masalahnya. Bandung: Alfabeta.
Published
2019-04-30
PDF
Abstract views: 9
downloads: 5
s